Rabu, 29 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Ekonomi Dan Bisnis

Permintaan LCD Proyektor Fluktuatif

07 April 2018, 06: 40: 59 WIB | editor : Fa Fidhi Asnan

bisnis

SEGMENTASI BERTAMBAH: Permintaan LCD proyektor tak bisa diprediksi. Selama ini kalangan sekolah menjadi penopang permintaan. (Bhagas Dani P./Radar Bojonegoro)

Share this      

BOJONEGORO - Kebutuhan masyarakat terhadap LCD proyektor tak bisa diprediksi. Karena menurut beberapa toko yang menjual produk LCD proyektor mengandalkan konsumen dari instansi dan pengusaha kafe, restoran, atau hotel. Tetapi, sebagian besar konsumen LCD proyektor masih didominasi instansi kedinasan maupun lembaga pendidikan. Susanto karyawan toko komputer Indosarana mengatakan, konsumen LCD proyektor hingga saat ini masih didominasi lembaga pendidikan.

Setiap bulannya penjualan LCD proyektor minimal 2 unit. “LCD proyektor masih selalu dicari oleh sekolah, biasanya juga dari kampus. Namun hanya beberapa saja,” ujarnya. Tetapi, permintaan LCD proyektor ada musimnya sendiri, biasanya ramai hanya ketika ajaran baru. Hal senada dikatakan karyawan Amirudin toko komputer HD. Dia mengatakan, konsumen LCD proyektor beragam.

Biasanya sekolah atau pengusaha kafe. Karena selain banyaknya sekolah, di Bojonegoro juga sangat berkembang pesat menjamurnya usaha kafe yang kerap kali buruh LCD proyektor untuk acara nonton bareng (nobar). Dia pun mengungkapkan, dalam sebulan penjualan LCD proyektor sekitar 3-5 unit. “Penjualan LCD proyektor cenderung naik turun, karena konsumennya pun tak menentu kebutuhannya,” tuturnya.

Amirudin menyebutkan, permintaan LCD proyektor juga kerap dicari pengusaha restoran atau hotel. Karena, jumlah restoran dan hotel di Bojonegoro juga terus bertambah. Sebab, restoran atau hotel pasti butuh LCD proyektor untuk acara rapat atau seminar. “Tetapi, jumlah konsumen dari pihak pengusaha tak banyak, tidak mengalahkan konsumen dari pihak sekolah,” ucapnya.

(bj/gas/rij/faa/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia