Minggu, 26 May 2019
radarbojonegoro
icon featured
Sport

Tiga Poin Melayang, Persela 1-1 Persebaya

31 Maret 2018, 09: 10: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

GOL PEMBUKA: Diego Asis selebrasi usai melakukan gol.

GOL PEMBUKA: Diego Asis selebrasi usai melakukan gol. (Anjar D. Pradipta/Jawa Pos Radar Lamongan)

LAMONGAN - Persela Lamongan gagal merealisasikan target tiga poin di kandang. Dihadapan ribuan fans setianya, Persela hanya bermain imbang 1-1 menjamu Persebaya Surabaya. Gol Persela dicetak Figueiredo menit ke 56. Sedangkan, gol balasan Bajul Ijo-julukan Persebaya- dicetak David Da Silva menit 68. Laga derby Jatim ini memperlihatkan permainan saling serang. 

“Cukup disayangkan. Kita sempat leading 1-0, tapi Persebaya akhirnya bisa menyamakan kedudukan,” kata Pelatih Persela Aji Santoso usai laga kemarin (30/3).

Menurut Aji, gol balasan Persebaya lawan akibat pemainnya salah mengantisipasi bola. Namun, dia menilai wajar sebuah tim mengalami kesulitan di laga pertama di kandang. Hal itu juga dialami tim-tim besar. Sebab tekanan dan tuntutan menang cukup besar. 

“Tapi tetap saya ucapkan terima kasih pada seluruh pemain, karena berjuang maksimal,” ujar Aji. 

Laga derby Jatim ini terlihat bersemangat sejak wasit Hadiyana meniup peluit kickoff. Menit ke 2, I Gusti Rustiawan melakukan kesalahan. Sundulannya cukup tanggung mengarah Irfan Jaya. Namun, tendangannya melenceng. Persela balik menekan menit ke-4. Saddil memanfaatkan peluang. Winger Timnas PSSI U-19 itu sudah berhadapan dengan penjaga gawang Persebaya. Namun, tendangannya melebar.

Jual beli serangan terus terjadi. Persebaya lebih banyak membangun serangan dari kiri. Memanfaatkan lemahnya I Gusti Rustiawan. Akselerasi Robertino Pungliara dan Irfan Jaya berulang kali membuat jantung fans Persela berdebar. Selanjutnya, Irfan Jaya mendapat peluang matang di menit ke-27. Namun tendangannya belum mengarah ke Dwi Kuswanto. Menit ke-28, Gusti Rustiawan ditarik keluar digantikan Samsul Arifin. 

Lagi-lagi, Saddil berpeluang menjebol gawang Persebaya di menit ke-53. Matsunaga mengirim umpan pada Saddil. Tinggal berhadapan dengan kiper, tendangan kerasnya mampu diblok. “Di babak pertama anak-anak lebih banyak menunggu di lapangan tengah. Di babak kedua saya instruksikan lebih berani menekan,” ujar pelatih asal Malang tersebut. 

Persela memecah kebuntuan melalui Diego Assis di menit ke-56. Berawal dari Saddil mampu merangsek di sisi kanan pertahanan Persebaya. Dan, umpan diselesaikan sempurna oleh Assis. 

Persela memaksimalkan serangan dengan memasukkan Sugeng Efendi menggantikan Fahmi Al-Ayyubi. Serta, menarik keluar Syahroni, digantikan Ahmad Subagja. Sedangkan, Alfredo me-refresh serangan memasukkan striker anyar David Da Silva menggantikan Rishadi Fauzi. Serta memasukkan Osvaldo Haay menggantikan Irfan Jaya. Dan, menarik keluar Rendy Irawan, diganti Sidiq Saimima. 

“Kita punya opsi untuk memenangkan pertandingan. Tim ini bermain bagus tapi kurang beruntung,” ucap Pelatih Persebaya Angel Alfredo Vera. 

Itu keputusan cukup tepat. Striker Brasil itu menjadi aktor penyelamat Persebaya. Dan, keunggulan Laskar Joko Tingkir tak berlangsung lama. Sepuluh menit jelang laga berakhir, dua tim medapat peluang emas. Robertino nyaris mencetak gol, tendangannya membentur tiang gawang. Skor 1-1 bertahan hingga tambahan waktu dua menit. 

“Saya percaya dengan David Da Silva. Saya kira dia punya kualitas dengan gol yang dicetaknya. Dia punya kecepatan,” ujar pelatih berpaspor Argentina tersebut. 

Sama seperti Aji, ternyata Alfredo mengaku tidak puas dengan hasil seri ini. Sebab timnya memiliki banyak peluang seharusnya menjadi gol. “Tapi ini masih awal, masih pertandingan pertama bagi David Da Silva. Di sepanjang pertandingan dia harus bermain stabil,” ujar pelatih 45 tahun tersebut. 

Laga berakhir seri ini sekaligus momentum keharmonisan dua suporter. Panitia pelaksana (panpel) memastikan tak memberi kuota untuk Bonek. Ternyata laga kemarin, terdapat Bonek di tengah-tengah suporter Persela. 

Sejumlah Bonek terlihat mengenakan atribut Persebaya di tengah ribuan LA Mania dan Curva Boys. Mereka terlihat akur. Usai laga, Bonek dengan leluasa menyanyikan lagu untuk pemain Persebaya. Itu juga terjadi pada fans Persela yang melantunkan nyanyian “Setia Bersamamu” untuk Ahmad Birrul Walidain dkk. 

“Inilah momen bisa menyatukan mereka di satu tribun,” kata Kapten Persebaya Rendi Irawan. 

(bj/ch/jar/ind/yan/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia