Kamis, 23 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Pantai Kutang Hanya Mengandalkan Dana Desa

29 Maret 2018, 06: 00: 59 WIB | editor : Fa Fidhi Asnan

wisata

BUTUH PERHATIAN DAERAH : Jembatan laying, salah satu fasilitas wisata di Pantai Kutang. Pengembangan obyek wisata di Brondong itu berjalan lambat, karena hanya mengandalkan DD. (Anjar D. Pradipta/Jawa Pos Radar Lamongan)

Share this      

BRONDONG – Pengembangan obyek wisata Pantai Kutang di Desa Labuhan Kecamatan Brondong lamban. Ditunjukkan dengan mi nimnya fasilitas wisata. Sebab ha nya bergantung pada kucuran dana desa (DD). Belum ada perhatian dari Pemkab Lamongan. ‘’Dua tahun ini memang pengembangannya hanya bergantung dari DD. Salah satunya pembuatan jembatan layang,’’ kata Camat Brondong, Sariyono kepada Jawa Pos Radar Lamongan rabu (28/3).

Dia mengatakan, karena hanya mengandalkan dari DD, maka pantai obyek wisata pantai itu tidak bisa berkembang dengan cepat. Sumber pendapatan, seperti tiket masuk dan pengelolaan parkir oleh karang taruna setempat, hanya cukup untuk biaya operasional saja. ‘’Belum ada kontribusi ke desa, meski selama dua tahun ini mengandalkan kucuran DD,’’ ungkapnya. ‘’Meski sudah mengucurkan DD dua tahun, tapi selama ini belum ada kontribusi ke pemerintahan desa (pemdes),’’ terang Sariyono saat dikonfi rmasi via ponsel.

Tahun ini, lanjut dia, pengembangan wisata yang berada di Dusun Kentong itu masih tetap bergantung pada DD. Fokus utamanya penataan pedagang kaki lima (PKL). ‘’Selain itu juga memperbaiki kerusakan jembatan layang dan penambahan beberapa fasilitas lainnya,’’ ujar dia. Menurut dia, akses jalan menuju ke Pantai Kutang kini sudah cukup memadai. Sehingga, kendaraan roda empat sudah bisa menjangkau lokasi.

‘’Kalau untuk jalan masuk saya kira sudah cukup bagus. Tinggal pengembangan di dalam agar menarik pengunjung untuk datang,’’ tukasnya. Sariyono mengungkapkan, pihaknya sudah mengusulkan kepada Pemkab Lamongan untuk memberi perhatian pada dua obyek wisata di Brondong yang semakin mendapat perhatian masyarakat. Yakni Wisata Akar Langit Trinil dan Pantai Kutang. ‘’Sudah saya sampaikan (ke Pemkab Lamongan,Red),’’ katanya.

(bj/ind/feb/faa/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia