Selasa, 15 Oct 2019
radarbojonegoro
icon featured
Ekonomi Dan Bisnis

Konsumen Emas berkurang 

26 Maret 2018, 12: 49: 54 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

JUAL LAGI: Beberapa konsumen memilih menjual produk perhiasannya ke toko emas lagi. 

JUAL LAGI: Beberapa konsumen memilih menjual produk perhiasannya ke toko emas lagi.  (Rika Rahmawati/Jawa Pos Radar Lamongan)

Share this      

BISNIS -  Permintaan perhiasan emas mengalami kemunduran penjualan. Meski panen,  kebutuhan perhiasan tidak mengalami peningkatan permintaan.  Sehingga penjual tidak bisa menaikkan harga,  meski harga emas dunia terus bergerak naik.  Umayatin,  penjual emas Pasar Lamongan baru menjelaskan,  permintaan emas saat ini belum terjadi peningkatan signifikan.  Bahkan cenderung lesu,  karena petani memilih untuk menggunakan uang hasil panennya untuk modal tanam berikutnya. 

Sehingga permintaan perhiasan hanya didominasi pasangan akan menikah. "Saat ini paling banyak pesanan cincin kawin," jelasnya. Menurut Umayatin, kondisi demikian sudah bisa ditebak. Untuk musim panen pertama biasanya memang untuk modal. 

Setelah itu, keuntungannya akan digunakan investasi perhiasan. Menurutnya, minat konsumen perhiasan sebenarnya masih bagus,  khususnya di wilayah tambak. Bahkan,  ketika panen,  mereka tidak segan untuk membeli perhiasan dengan berat mencapai 20gram/orang.

Selain itu,  pilihannya selalu perhiasan dengan kadar 70 persen emasnya.  "Tentu harganya lebih tinggi,  kandungan emasnya lebih banyak," tukasnya. Sementara, Budiono,  penjual emas lainnya mengungkapkan,  kondisi pasar saat ini tidak bisa ditebak. 

Dia memprediksi akan terjadi perbaikan penjualan jelang hari raya.  Karena sampai sekarang, penjualan perhiasan masih menggantungkan momen tertentu.  "Kalau petani tidak beli,  penjualan pasti sepi karena konsumen pasti itu petani," tukasnya.  

(bj/rod/rka/nas/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia