Kamis, 27 Jun 2019
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Investor Mangkrak, Terbanyak di Pantura

15 Maret 2018, 14: 08: 28 WIB | editor : Fa Fidhi Asnan

ilustrasi

ilustrasi (Istimewa/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

Share this      

BRONDONG – Pengembangan industrialisasi pantura Lamongan terancam tersendat. Sebab banyak investor yang telah mengantongi izin pemanfaatan ruang ( I P R ) namun belu  beroperasi atau mangkrak, khususnya di kawasan pantura. Menurut Kabid Pengendalian Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-P TSP), Edy Sutr isno, investor yang mengantongi IPR tapi belum beroperasi, antara lain tujuh investor di Brondong.

Kemudian di Kecamatan Paciran ada tiga investor, serta Kedungpring dan Sugio masingmasing satu investor. Selainitu , lanjut dia , di Kecamatan Lamongan, Tikung, dan Kembangbahu masing-masing dua investor. D i a member ikan contoh, lahan dengan pelang milik PT Ode Cipta Semesta di Tikung cukup lama dibiarkan kosong. ‘’Paling banyak di kawasan pantura.

Kita juga masih menelusuri investor atau industri yang tak kunjung action meski telah mengantongi IPR,’’ terang Edy saat dikonfirmasi via ponsel rabu (14/3). Dia mengungkapkan, belum adanya aturan baku di daerah terkait hal itu, membuat investor dengan santai tidak segera membangun dan beroperasi. Sehingga pihaknya tidak bisa memberikan tindakan tegas.

Imbasnya, tanah yang telah dibebaskan namun dibiarkan kosong tersebut menghambat masuknya investasi . ‘ ’ Kita menyadari juga kalau ada beberapa faktor yang membuat pengusaha tak segera beroperasi. Tapi jika berlarut maka lahan tersebut tak bisa produktif,’’ ujarnya.

Seperti di beritakan sebelumnya , pihak nya sudah merancang peraturan bupati (perbup) terkait masa berlaku IPR . Halitu untuk mengantisipasi adanya investor yang telah mengantongi izin investasi namun tidak segera beroperasi. Disinggung kapan Perbup tersebut terealisasi, Edy mengaku belum mengetahui secara pasti. Sebab nantinya juga membutuhkan koordinasi dengan lintas sektoral.

(bj/ind/feb/faa/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia