Minggu, 26 May 2019
radarbojonegoro
icon-featured
Advertorial

Inovasi Gema Asiek Canda

15 Maret 2018, 11: 26: 17 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

AKRAB: Siswanto, pelaksana gizi Puskesmas Kalitengah saat menerapkan program Gema Asiek Canda. 

AKRAB: Siswanto, pelaksana gizi Puskesmas Kalitengah saat menerapkan program Gema Asiek Canda.  (Indra Gunawan/Radar Lamongan)

ADVERTORIAL - Cakupan ASI ekslusif di Desa Canditunggal, Kecamatan Kalitengah, Lamongan pada 2015 sangat rendah. Cakupan ASI eksklusif hanya 18,1 persen, di bawah target nasional. Puskesmas Kalitengah berinovasi dengan program gerakan memberikan ASI ekslusif Canditunggal (Gema Asiek Canda). 

Program tersebut bertujuan meninkatkan cakupan ASI eksklusif, peningkatan pengetahuan pada tiap calon mempelai pengantin dan ibu hamil, dan mendorong peran serta masyarakat dalam membangun komitmen KP-ASI Eksklusif. 

‘’Setelah program itu dicanangkan, terjadi peningkatan yang sangat signifikan. Tahun 2016 lalu, cakupan ASI eksklusif mencapai 62,5 persen,’’ terang Kepala Puskesmas Kalitengah, Moh. Mahzumi. 

Gema Asiek Canda terpilih sebagai inovasi terbaik dalam seleksi tenaga kesehatan teladan, kategori tenaga nutrisionis tingkat Provinsi Jatim tahun lalu. Setelah mewakili Jatim di tingkat nasional, program tersebut terpilih menjadi inovasi terbaik nomor dua nasional kategori nutrisionis.

BUAH KERJA KERAS: Setelah program Gema Asiek Canda dicanangkan hasilnya cakupan ASI ekslusif mencapai 62,5 persen pada Tahun 2016.

BUAH KERJA KERAS: Setelah program Gema Asiek Canda dicanangkan hasilnya cakupan ASI ekslusif mencapai 62,5 persen pada Tahun 2016. (Indra Gunawan/Radar Lamongan)

(bj/ch/ind/yan/bet/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia