Kamis, 20 Feb 2020
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Dipompa, Air Belum Surut

13 Maret 2018, 09: 54: 44 WIB | editor : Fa Fidhi Asnan

banjir

GENANGI JALAN POROS DESA: Sebuah mobil melewati tugu Desa Tiwet, Kecamatan Kalitengah. (Anjar D. Pradipta/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

Share this      

KALITENGAH – Kemampuan mesin pompa penyedot air banjir di wilayah Kecamatan Kalitengah terbatas. Tiga mesin pompa berkecepatan 500 liter per detik belum mampu menguras habis luberan air Bengawan Jero. Akibatnya, sebagian jalan di beberapa desa wilayah Kecamatan Kalitengah masih te rendam air.

Kepala Pelaksana BPBD Lamongan, Suprapto, me ngatakan, mesin pom pa mampu mengurangi ketinggian air di wilayah banjir dari sekitar 40 sentimeter (cm) menjadi sekitar 15 cm. Dia memerkirakan dua hari lagi air tersebut tidak lagi menggenangi jalan. ‘’Dua hari tersebut sudah habis asalkan tidak ada hujan kepanjangan di wilayah Lamongan,’’ ujarnya.

Menurut Suprapto, Desa Bojoasrih, Blajo, dan Tiwet sebagian wilayahnya masih kebanjiran. Sementara air di wilayah Kecamatan Babat kondisinya juga menurun. Sebab, pompa berkapasitas 1.500 liter per detik telah diaktifkan. ‘’Di wilayah Babat ada dua pompa yang dilakukan pengaktifan.

Total keseluruhan sebanyak 2.250 liter per detik,’’ ujarnya. ‘’Semoga saja tidak ada hujan lebat lagi seperti beberapa hari yang lalu karena air baru saja menyusut. Semua itu air hujan lokal Lamongan,’’ imbuhnya.

(bj/mal/yan/faa/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia