Rabu, 29 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Rancang Perbup IPR

13 Maret 2018, 09: 47: 28 WIB | editor : Fa Fidhi Asnan

perizinan

BELUM DIBANGUN: Lahan yang diberi pemberitahuan tentang pabrik alas kaki di wilayah Kabupaten Lamongan (Anjar D. Pradipta/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

Share this      

KOTA – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) merancang peraturan bupati (perbup) terkait masa berlaku izin pemanfaatan ruang (IPR). Sebab, DPM-PTSP selama ini tak bisa memberi ketegasan investor yang tak kunjung beroperasi. ‘’senin kami mencoba untuk rapat bersama.

Ini sedang digodok untuk membuat perbup yang akan membatasi masa berlaku IPR itu,’’ tutur Kabid Pengendalian DPM-PTSP, Edy Sutrisno, kepada Jawa Pos Radar Lamongan senin (12/3). Dia menjelaskan, perbup IPR yang sedang dirancang itu disesuaikan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 80 Tahun 2014. Intinya, mengatur tentang kawasan dan wilayah ketat.

Jika perusahaan tak kunjung beroperasi hingga waktu yang ditetapkan, maka izinnya akan hangus. ‘’Minimal tiga tahun kalau tidak salah dalam peraturan itu,’’ ujar Edy saat dikonfirmasi via ponsel. Terkait materi perbup, lanjut dia, akan dikomunikasikan dengan badan perencanaan pembangunan daerah (bappeda) setempat. ‘’Nanti kita juga akan berkomunikasi dengan bagian hukum Pemkab Lamongan,’’ imbuhnya.

Edy mengatakan, pihaknya sudah mengumpulkan list perusahaan yang mengantongi izin IPR tapi belum beroperasi. Data tersebut bakal dievaluasi. Selanjutnya diingatkan melalui surat imbauan, untuk segera beroperasi dan berkonsultasi bila menemui masalah.

‘’Dari data yang saya kumpulkan, terdapat 18 perusahaan yang sudah mengantongi IPT tapi tak kunjung merealisasikan,’’ katanya. Edy mengaku sudah berkomunikasi dengan perusahaan yang sudah mengantongi IPR tapi tak kunjung beroperasi tersebut. ‘’Contohnya pabrik di Kembangbahu. Ada perubahan manajemen, sehingga belum bisa melanjutkan pembangunan,’’ ujarnya. 

(bj/ind/yan/faa/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia