Rabu, 13 Nov 2019
radarbojonegoro
icon featured
Ekonomi Dan Bisnis

Pebisnis Tanaman Hias Gencar Penjualan Tabulapot

12 Maret 2018, 09: 20: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

BANYAK DIMINATI: Pelaku bisnis tanaman hias juga gencar memasarkan tabulapot. Permintaannya ternyata cukup banyak.

BANYAK DIMINATI: Pelaku bisnis tanaman hias juga gencar memasarkan tabulapot. Permintaannya ternyata cukup banyak. (M. Mahfudz Muntaha/Jawa Pos Radar Blora)

Share this      

BISNIS - Pelaku usaha tanaman hias berupaya menambah segmentasi pasar. Tak hanya mengandalkan penjualan tanaman hias, pelaku usaha juga menyasar ragam tabulapot. Sebab, permintaan pasar terhadap tabulapot ternyata cukup baik. Permintaan kian banyak seiring musim hujan, tepat menanam pohon dan tanaman.

Tabulapot ini tak hanya digunakan menanam tanaman atau buah-buahan. Tapi, juga  sekaligus digunakan sebagai hiasan. Atau aksesori di rumah. 

Agus pemilik usaha tanaman hias dan buah mengatakan, banyak konsumen mencari tabulapot. Konsumen menggunakan untuk menempatkan buah-buahan tertentu. Tapi, kebanyakan konsumen menggunakan tabulapot untuk menanam pohon kelengkeng. 

''Biasanya tanaman yang membutuhkan tabulapot itu pohon yang kecil tapi sudah buah,'' katanya.

Untuk tabulapot sendiri, lanjut Agus, jika untuk ditempatkan di rumah lebih terlihat rapi dan bisa dipindah-pindah. Selain itu biasanya dari pemilik buah juga sekalian digunakan sebagai hiasan halaman rumah.

 ''Karena biasanya tanaman buat tabulapot diberi pot yang bagus-bagus,'' imbuhnya.

Menurut Agus, saat musim hujan seperti saat ini, memang termasuk berkah tersendiri bagi dirinya dan pengusaha tanaman hias. Sebab, pesanan tanaman tabulapot semakin banyak. Karena dengan kondisi saat ini banyaknya air yang membuat tanaman mudah hidup. Begitu banyaknya pesanan, hingga membutuhkan tabulapot sampai luar Kecamatan Blora. ''Kalau sudah ke luar Kecamatan Blora ya terpaksa, kami antar tapi harus dengan jumlah banyak, baru kami antarkan,'' ujarnya.

Meskipun jumlah penjualannya, dia tidak meghitung secara pasti. Tapi, jika di tempatnya setiap minggunya  bisa mendapatkan omzet sampai Rp 5 juta.

Tapi menurutnya itu juga dihitung dengan beberapa tanaman hias selain mengunakan tabulapot. Karena selama ini juga dia sering mendapatkan permintaan selain membeli tanaman. Dia juga menanamkan sekaligus ke rumah untuk menatakan.

Selain rumah-rumah, selama ini dia mengaku juga banyak mendapatkan pesanan dari beberapa instansi pemerintahan di Blora untuk menata taman kantor.

(bj/bet/fud/rij/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia