Jumat, 24 May 2019
radarbojonegoro
icon featured
Blora

Tak Dapat Jatah ­Perbaikan Jalan

20 Februari 2018, 17: 03: 22 WIB | editor : Fa Fidhi Asnan

wisata blora

JALAN BELUM RATA: Kawasan menuju Kedungpupur terdapat sumur angguk. Hanya, jalan ada yang rusak. (M. Mahfudz Muntaha/Radar Blora)

BLORA - Jalan menuju Wana Wisata Kedungpupur tahun ini tidak jatah anggaran untuk perbaikan. Beberapa titik jalan menuju kawasan wisata tersebut banyak yang berlubang dan bergelombang. Padahal, wisata di area sumur minyak tua itu mendapat pengembangan perbaikan bantuan. 

Anggota Komisi B DPRD Blora Siswanto mengatakan, jalan menuju wisata mulai masuk pertigaan Jalan Cepu-Blora dari Desa Pojokwatu hingga lokasi wisata terdapat beberapa titik kerusakan. Kerusakan juga di titik jembatan. Tapi, tahun ini belum mendapatkan jatah anggaran untuk perbaikan. 

Menurut Siswanto, pada 2017 sempat muncul wacana pembangunan infrastruktur jalan menuju kawasan Wisata Kedungpupur dengan anggaran Rp 250 juta. Ternyata, tahun ini tidak muncul dalam APBD Blora.  ‘’2018 ini dalam APBD, hanya muncul perbaikan Jalan Ledok-Giyanti anggarannya Rp1,5 miliar,” jelasnya.Seharusnya kalau ingin dijadikan komoditi wisata, lanjut Siswanto, pemerintah perlu memberi perhatian ke infrastruktur. Apalagi masyarakat Kecamatan Sambong, telah siap menyambut dibukanya wisata tersebut. 

Pihaknya berharap 2019 nanti Pemkab Blora memberi perhatian serius pengembangan wana wisata migas ini. Jika pengembangan wisata tidak ada perbaikan fasilitas jalan, berarti pemkab tidak serius pengembangan wisata. 

Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Blora Djati Walujastono mengatakan, pembangunan skala prioritas infrastruktur dari daerah tetap ada. Karena pembangunan selalu terbentur keterbatasan anggaran. ‘’Kalau anggarannya banyak pinginnya dibangun semua,’’ bantahnya.

Menurut dia,  membangun infrastruktur di Kedungpupur tidak saja tanggung jawab pemkab. Juga tanggung jawab DPRD, Perhutani, Pertamina, dan stakeholder lain. DPRD, kata dia, seharusnya juga berkontribusi ke Wana Wisata Kedungpupur. Juga meminta anggota DPRD mencarikan anggaran ke pemerintah provinsi atau pusat untuk pembangunan. 

(bj/fud/rij/faa/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia