Jumat, 14 Dec 2018
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Edarkan Rokok Tanpa Cukai, Ini Jumlah Hukuman Bagi Abdul Mujib

Selasa, 13 Feb 2018 11:21 | editor : Ebiet A. Mubarok

Ilustrasi Rokok Ilegal

Ilustrasi Rokok Ilegal (Istimewa/Jawa Pos Radar Lamongan)

KOTA - Abdul Mujib, warga Desa Pucangtelu, Kecamatan Kalitengah duduk termenung kemarin (12/2). Pria 55 tahun itu mendengarkan pembacaan berkas dakwaan dari tim jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Lamongan. Pedagang di Pasar Pucangtelu itu dihadirkan ke persidangan karena mengedarkan rokok yang tidak dilengkapi cukai. ‘’Dakwaannya pasal 54 dan atau pasal 56 UU Nomor 39 tahun 2017 tentang cukai,’’ kata JPU Herry Purwanto dalam persidangan.

Dia menuturkan, pasal 54 menyebutkan barang siapa yang menjual atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk  penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai  atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya, dipidana dengan pidana penjara paling  singkat setahun dan paling lama lima tahun penjara.

Atau, pidana denda paling sedikit dua kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar. Sedangkan pasal 56 menyebutkan setiap orang yang menimbun, menyimpan, memiliki, menjual, menukar, memperoleh, atau memberikan barang kena cukai yang diketahuinya atau patut harus diduganya berasal dari tindak pidana berdasarkan undang-undang, ini dipidana dengan pidana  penjara paling singkat setahun dan paling lama lima tahun.

Serta, pidana denda paling sedikit dua kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali nilai cukai yang  seharusnya dibayar.  ‘’Jadi dakwaannya dua pasal, pasal 54 dan 56,’’ ujarnya.

Terdakwa yang tanpa didampingi pengacara itu tidak mengajukan eksepsi atas dakwaan dari JPU. Sehingga, sidang dilanjutkan pekan depan dengan agenda keterangan saksi-saksi.

Seperti diberitakan, Mujib diamankan petugas saat berada di rumahnya. Barang buktinya, rokok merek Surya Pintar yang tidak ada pita cukai sebanyak 1.600 bungkus. Satu bungkus isinya 20 batang rokok. 

Selain itu, ditemukan rokok merek Gudang Bayam yang juga tidak ada pita cukainya sebanyak 1.600 bungkus. Satu bungkusnya, berisi 12 batang. Sesuai hasil pengembangan penyidik, juga ditemukan rokok ilegal di beberapa toko di Kecamatan Kalitengah, Karanggeneng, dan Kecamatan Dukun, Gresik.

Total rokok yang diamankan mencapai 2.664 batang.Barang bukti lainnya yang diamankan penyidik cukai di antaranya Honda Beat S 4738 LX tahun 2013, dan handphone.

Sesuai hasil penghitungan penyidik, Mujib diduga merugikan negara Rp 21,5 juta. 

(bj/yqn/msu/yan/yqn/JPR)

 
Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia