Selasa, 25 Jun 2019
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Miliki Poli Gangguan jiwa, Puskesmas Belum Beroperasi, Ini Penyebabnya

10 Februari 2018, 11: 44: 27 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

BELUM BISA BEROPERASI: Puskesmas Karangkembang masih 40 persen persiapannya.

BELUM BISA BEROPERASI: Puskesmas Karangkembang masih 40 persen persiapannya. (Anjar D. Pradipta/Jawa Pos Radar Lamongan)

Share this      

BABAT - Puskesmas Karangkembang, Kecamatan Babat, masih jauh kesiapannya sebagai pusat layanan jiwa di Puskesmas Karangkembang. "Catatan kami dari lapangan, kesiapannya kurang lebih baru 40 persen," kata Ketua Komisi D DPRD Lamongan, Ali Mahfudl, kepada Jawa Pos Radar Lamongan.Dia mengaku kemarin (9/2) bersama anggota komisinya meninjau pelayanan dan bangunan fisik puskesmas tersebut.

''Kita ingin melihat kesiapannya sebagai calon puskesmas paripurna yang didalamnya ada poli khusus layanan jiwa,'' imbuhnya.Politisi fraksi PAN itu mendorong dinas kesehatan (dinkes) dan pihak puskesmas cepat menuntaskan layanan jiwa.

Sehingga, nantinya ada satu puskesmas yang bisa diandalkan dalam pelayanan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). ''Kita dorong harus tuntas paling lambat awal 2019,'' tutur Mahfudl.  

Seperti diberitakan, tahun ini Puskesmas Karangkembang dikucuri anggaran Rp 9 miliar. Anggaran tersebut untuk melanjutkan proyek fisik tahap pertama yang dituntaskan tahun lalu. Dia juga mengimbau agar pembangunan gedung terus ditingkatkan. 

''Kami berharap berdirinya Puskesmas paripurna di Babat ini nantinya bisa menjadi ikon dan rujukan pasien jiwa di wilayah Lamongan dan sekitarnya," ujar Mahfudl.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Puskesmas Karangkembang Siti Murningsih menyatakan, untuk merampungkan target seratus persen, merupakan kewenangan kabupaten. Namun, pihaknya siap untuk mendukung jika memang ditargetkan tuntas awal tahun depan. 

''Tentu kita sangat mendukung apa yang menjadi harapan komisi D," katanya. 

(bj/jar/ind/yan/yqn/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia