Kamis, 23 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Blora

Tak Sesuai Perencanaan Awal

09 Februari 2018, 17: 00: 53 WIB | editor : Fa Fidhi Asnan

kedungpupur

DISOROT: Salah satu bangunan gazebo di sebelah kolam Kedungpupur dari dana Kemendes dan PDT. Bappeda menilai ragam proyek tersebut dinilai tak sesuai perencanaan awal. (M. Mahfudz Muntaha/Jawa Pos Radar Blora)

Share this      

BLORA - Pembangunan fasilitas penunjang di Wana Wisata Migas Kedungpupur dari bantuan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertingal dan Trasmigrasi (Kemendes PDT) diduga tidak sesuai perencanaan. Karena dari bantuan Rp 1 miliar pada anggaran 2017 lalu, hanya berwujud satu bangunan pertemuan dan dua gazebo kayu sebelah kolam Kedungpupur.

Padahal, pengajuan Pemkab Blora, dengan anggran Rp 1 miliar untuk pembangunan gerbang, taman, sentra kuliner, dan toilet, fasilitas permainan berbentuk rumah pohon. Serta, pembuatan kanopi bridge, flying fox, track pedestrian, dan climbing wall. Semua itu sudah mendapatkan persetujuan dari Kemendes PDT. 

Kabid Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Blora Djati Walujastono mengatakan, memang hasil pembangunannya itu tidak pas. Sangat tidak sesuai dengan perencanaan awal.

Awalnya anggaran Rp 1 miliar, tapi diminta mengubah beberapa item dengan alasan anggaran mepet dan tidak selesaikan. ‘’Dengan hasil sekarang ini saya tidak harus ngomong sendiri. Kalau dengan uang segitu pasti sudah tahu kalau itu tidak sesuai,’’ tegasnya.Bahkan, menurut Djati, orang awam pun akan tahu jika melihat bangunan Rp 1 miliar itu tidak pas. Tapi, menurutnya kondisi ini pemkab tidak tahu-menahu. Alasannya, karena pemkab hanya sebagai penerima manfaat.

Dia memastikan, jika ada pemeriksaan, tentu yang membangun bukan pemkab, namun kontraktor tunjukan dari Kemendes dari Semarang. Dia menduga tidak sesuainya pembangunan ini karena adanya ketidaktepatan penunjukan konsultan. Seharusnya, yang datang ini konsultan membidangi ahli pariwisata. Tapi, justru ahli bangunan. 

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Blora Kunto Aji tidak berkomentar banyak terkait hasil pembangunan dari bantuan Kemendes PDT ini. Tapi, menurutnya Blora hanya sebagai penerima manfaat saja. ‘’Setelah ini tetap akan kami evalusi lagi,’’ ujarnya.

(bj/fud/rij/faa/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia