Jumat, 22 Nov 2019
radarbojonegoro
icon featured
Ekonomi Dan Bisnis

Menuju Valentine, Permintaan Boneka Masih Normal

02 Februari 2018, 13: 44: 11 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

PILIH: Salah satu pengunjung saat memilih koleksi boneka.

PILIH: Salah satu pengunjung saat memilih koleksi boneka. (Rika Rahmawati/Jawa Pos Radar Lamongan)

Share this      

BISNIS - Toko aksesori mulai menyambut permintaan boneka saat perayaan Hari Valentine. Sebab, perayaan ini diyakini terjadi peningkatan permintaan konsumen. Namun, sejumlah toko pernak-pernik valentine belum menggelontor stok untuk memenuhi kebutuhan konsumen. 

‘’Sekarang trennya beda. Kado banyak diberikan saat ulang tahun,” kata Aulia, karyawan salah satu toko boneka kemarin (1/2). 

Sebelumnya, menjelang perayaan valentine permintaan boneka dan bunga sangat tinggi. Bahkan penjualannya biasanya satu paket.

Sehingga konsumen bisa lebih mudah untuk mencari kado. Tapi, karena kebutuhannya tidak banyak, akhirnya toko belum menyiapkan stok lebih. 

Menurut Aulia, permintaan boneka justru lebih tinggi hari biasa. Kalau momen tertentu kebutuhannya tidak banyak, hanya beberapa saja. Tapi, ketika hari biasa kebutuhannya bukan hanya kalangan pribadi, tapi sifatnya grosir. 

Jadi permintaan bisa lebih dari 10 boneka setiap harinya. Meski begitu, dia tetap menyiapkan beberapa jenis karakter boneka yang menjadi ciri khas valentine. Karena permintaan biasanya medadak, sehingga harus siap stoknya.

‘’Memang tidak sebanyak dulu, tapi kita siapkan,” ujarnya. Anggi penjual lainnya membenarkan perayaan valentine saat ini memang bukan tradisi. Apalagi, sekarang kado tidak perlu menunggu momen tertentu. Karena kado selalu diberikan setiap saat.

Jadi penjualan boneka tidak terpengaruh oleh momen tertentu. ‘’Karena permintaan hari biasa juga banyak,” ucapnya.

(bj/rka/rij/bet/ch/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia