Rabu, 29 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Peristiwa

Korsleting, Bus Malam Terbakar

18 Januari 2018, 19: 17: 45 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

TERPANGGANG: Bus PO Pahala Kencana yang terbakar di jalan Tuban-Bulu, persisnya di  Desa/Kecamatan Tambakboyo, Selasa (16/1) malam lalu. 

TERPANGGANG: Bus PO Pahala Kencana yang terbakar di jalan Tuban-Bulu, persisnya di  Desa/Kecamatan Tambakboyo, Selasa (16/1) malam lalu.  (Warga for Jawa Pos Radar Tuban)

Share this      

TUBAN - Diduga korsleting pada sistem kelistrikan, sebuah bus malam  PO Pahala Kencana nopol N 7709 UN dilahap si jago merah pada Selasa (16/1) sekitar pukul 21.00. Kejadian tersebut berlangsung di jalan Tuban-Bulu, persisnya di  Desa/Kecamatan Tambakboyo. 

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sebanyak 13 penumpangnya selamat. 

Dalam video kebakaran berdurasi 1 menit 38 detik yang diterima wartawan koran ini terlihat api muncul dari bagian mesin.

Posisinya di bagian belakang bus. Warga dan polisi terlihat memadamkan api dengan cara manual. Tak berselang lama api berhasil ditaklukkan. 

Kemarin (17/1) pagi, bus malam jurusan Surabaya-Jakarta itu masih terparkir di tempat semua.

Kondisi bagian belakangnya terlihat gosong. ‘’Diduga korsleting,’’ ujar Suti, salah satu warga di sekitar lokasi. 

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Tuban menyebutkan, kejadian bermula ketika bus dari timur yang dikemudikan Priyo Hutomo, 41, asal Singgahan, Tuban itu menepikan.

Sesaat setelah berhenti, muncul kepulasan asap disertai api. ‘’Langkah-langkah yang diambil 13 penumpangnya dipindahkan pada bus PO yang sama,’’ ujar Kasubag Humas Polres Tuban Iptu Agus EP. 

Sementara itu, sebuah kios di Pasar Pengkok Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding kemarin (17/1) dini hari mendapat ''tamu'' tak diundang.   

Sebuah truk boks B 9335 UXT bermuatan barang paketan menabrak bagian depan kios ini.

Akibat kecelakaan tunggal tersebut teras kios porak-porandak.

Sementara kaca depan truk warna hijau itu hancur. 

Gunawan, 52, pengemudi truk mengaku kurang konsentrasi ketika memasuki tikungan Pengkok dari arah barat (Tuban).

’’Ngantuk. Ya gimana lagi,’’ ujar dia.zak

(bj/zak/ds/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia