Kamis, 27 Jun 2019
radarbojonegoro
icon featured
Blora

Sungai Wulung Meluap, 108 KK Tergenang

04 Januari 2018, 17: 22: 23 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

BANJIR: Genangan air di permukiman warga hingga lutut orang dewasa.

BANJIR: Genangan air di permukiman warga hingga lutut orang dewasa. (BPBD for Radar Blora)

Share this      

BLORA - Hujan deras memicu Sungai Wulung meluap. Akibatnya, sekitar 73 rumah di Desa Mojorembun dan 35 rumah di Desa Sendang, Kecamatan Kradenan terendam. Genangan air sekitar 50 sentimeter (cm). Hingga kemarin pagi (3/1) genangan surut, meskipun hujan deras dan genangan terjadi Selasa sore (2/1). 

Bambang warga Desa Mojorembung mengatakan, banjir karena hujan mengguyur lebih dari 2 jam memicu Sungai Wulung meluap.

Lokasi sungai berdekatan dengan permukiman warga sekitar 50 meter.

Kemarin pagi, setelah air surut, warga mulai membersihkan rumah masing-masing.

Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora Handoko Suseno mengatakan, banjir akibat hujan terus mengguyur.

Khususnya hujan berada di hulu Sungai Wulung. 

Luapan air Sungai Wulung memasuki perumahan warga.

‘’Tidak ada kerugian materi. Warga juga tidak ada yang mengungsi,’’ ujarnya.

Selain di Kecamatan Kradenan, banjir juga menerjang Kecamatan Kedungtuban.

Namun, banjir akibat hujan deras ini hanya menggenangi persawahan.

Hanya, sawah tersebut sudah siap panen. Tentu, petani khawatir genangan air menggenangi sawah ini memicu merugi.

Banjir juga terjadi di Kecamatan Kunduran. Persisnya di Desa Kedungpeting dan Desa Kedungsambi.

(bj/fud/rij/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia