Rabu, 19 Feb 2020
radarbojonegoro
icon featured
Blora

Bupati Blora Serius Usut Penyelewengan Dana Desa

06 November 2017, 06: 30: 59 WIB | editor : Fa Fidhi Asnan

ilustrasi dana desa

Ilustrasi Dana Desa (istimewa)

Share this      

Blora - Bupati Blora Djoko Nugroho meminta agar kepolisian mengusut tuntas jika mengetahui ada kepala desa melakukan penyelewengan dana desa. Pemkab Blora telah melakukan penandatanganan kesepakatan (MoU) dengan polres tentang pengawasan dana desa. Kesepakatan itu sebelum penyusunan rancangan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes).

”Untuk mencegah terjadinya penyelewengan dana desa, nantinya rancangan dan pelaksanaan APBDes dapat diakses dan dipublikasikan masyarakat, baik dalam bentuk banner, laporan, maupun media lainnya, ” kata Djoko Nugroho.

Langkah ini, kata Kokok, sapaan akrabnya, bentuk transparansi dan akuntabilitas, sehingga masyarakat bisa mengontrol. Dia menyadari kesalahan selama ini, terkait peraturan kadang dipaksakan. Sehingga, kepala desa dan perangkatnya ada yang belum paham aturan penggunaan dan pertanggungjawaban dana desa.

”Saya minta segenap jajaran kepala desa jangan takut dan khawatir bertindak. Maksud penandatanganan MoU ini dikedepankan aspek pembinaan bukan aspek pengawasan,” ucapnya.

Bupati membeberkan, anggaran dana desa dari tahun ke tahun selama kurun waktu tiga tahun semakin bertambah. Dana desa untuk pembangunan harus dimanfaatkan kepentingan kesejahteraan masyarakat. Jangan sampai ada oknum-oknum kepala desa terjerat kasus penyelewengan dana desa seperti di daerah lain.

Kapolres Blora AKBP Saptono mengatakan, program dana desa merupakan salah satu upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Lingkup kesepahaman ini pencegahan dan pengawasan dana desa. 

(bj/aam/rij/faa/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia