Rabu, 13 Nov 2019
radarbojonegoro
icon featured
Travelling

Kemarau, Tak Mampu Basahi Punggung Batu

30 September 2017, 08: 53: 04 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

air terjun nglirip

KEMARAU: Debit air terjun Nglirip yang tercurah dari atas bukit sedikit akibat musim kemarau. (Canggih Putranto/Radar Tuban)

Share this      

Puncak musim kemarau sekarang ini begitu terasa. Debit air terjun Nglirip di Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, misalnya.

Air yang tercurah dari atas bukit sepertinya tak mampu membasahi seluruh punggung batu kali yang menyembul dan berlumut.

Kondisi ini tak menyurutkan animo wisatawan. Hampir setiap hari pengunjung datang untuk sekadar foto atau duduk-duduk.

Keringnya sungai air terjun ini menjadikan tempat wisata ini tak lagi bisa untuk mandi atau sekadar membasuh muka dan merendam kaki.

(bj/can/ds/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia