alexametrics
Selasa, 26 Jan 2021
radarbojonegoro
Home > Lamongan
icon featured
Lamongan

Kebakaran Meningkat! Kali ini Gudang Besi Terbakar 

23 September 2017, 06: 10: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

MEMBARA: Api yang membakar gudang besi tua milik Basar di Dusun Grogol, Desa Tritunggal, Kecamatan Babat kemarin pagi (22/9).

MEMBARA: Api yang membakar gudang besi tua milik Basar di Dusun Grogol, Desa Tritunggal, Kecamatan Babat kemarin pagi (22/9). (Anjar Dwi Pradipta/Radar Lamongan)

Share this      

BABAT - Sebuah gudang besi tua di Dusun Grogol, Desa Tritunggal, Kecamatan Babat, milik Basar, 50, terbakar kemarin pagi (22/9).

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian di gudang semipermanen tersebut. Namun, pemilik gudang di pinggir jalan nasional itu ditaksir menelan kerugian seratus juta rupiah lebih. 

Marjuki, menantu korban, menjelaskan, saat kejadian, bangunan tersebut tidak ditempati tidur. Dia dan keluarga tidur di bangunan tembok, sebelah barat gudang besi tua tersebut.

‘’Tidak tahu penyebabnya. Tiba - tiba terbangun api sudah membesar,’’ tuturnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (22/9). 

Di lokasi kebakaran terdapat aliran listrik. Menurut Marjuki, berdasarkan penuturan beberapa warga yang melihat pertama kali, api diduga dari belakang bangunan tersebut. ‘’Informasinya api pertama kali dari bekalang,’’ imbuhnya.  

Warga sekitar mengetahui gudang terbakar sekitar pukul 03.00. Tak lama berselang, dua armada mobil pemadam kebakaran diterjunkan.

Banyaknya barang yang mudah terbakar seperti karet dan benda rongsokan, membuat api di bangunan dengan luas 6 meter (m) x 25 m itu sulit ditaklukkan.

‘’Ditambah dua armada lagi dari UPT kota, sehingga ada total empat armada mobil yang dioperasikan,’’ kata Komandan Regu (Danru) UPT Damkar Babat, Hasun Amin. 

Medan yang sempit menyulitkan petugas mencari celah untuk menempatkan armada. Api baru bisa dijinakkan sekitar pukul 07.00. Versi UPT Damkar Babat, kerugian ditaksir Rp 50 juta.

Namun, versi lain menyebut kerugian mencapai Rp 100 juta. ‘’Dari laporan kami kerugian diperkirakan Rp 50 juta,’’ imbuhnya. 

Amin mengaku belum mengetahui pasti penyebab kebakaran. Api pertama kali terlihat membakar karet di belakang bangunan. ‘’Apakah karena korsleting listrik atau lainnya, itu yang kami belum ketahui,’’ tuturnya. 

Kejadian kebakaran di gudang rongsokan di Dusun Grogol bukan pertama kalinya.

Beberapa tahun lalu, gudang rongsokan di sebelah timur TKP juga pernah ludes dilahap si jago merah.  ‘’Ditambah lagi musim kemarau ini cukup rawan terjadi kebakaran,’’ ujarnya. 

Amin mengimbau pada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat musim kemarau ini. Sebab, dari pantauannya terjadi peningkatan kasus kebakaran di beberapa wilayah di Lamongan. 

Sementara itu, versi Kasubag Humas Polres Lamongan, AKP Suwarta kerugian dari kebakaran tersebut sekitar Rp 150 juta.

Selain di wilayah Kecamatan Babat tersebut, dia mendata ada kebakaran di rumah milik Nuril Mustofa, 47, warga Desa Kalipang, Kecamatan Sugio, Kamis (21/9) sore. 

Rumah tersebut terbakar saat ditinggal pemiliknya menghadiri undangan acara pernikahan. Seorang warga yang melintas melihat adanya kepulan asap dari samping rumah.

Setelah didekati, ternyata asap tersebut berasal dari api yang muncul dari rumah korban. Warga yang melihat ada api, berteriak meminta bantuan.

Sejumlah warga berdatangan untuk memberikan bantuan. Tidak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran juga tiba di lokasi kejadian.

Api bisa dipadamkan sekitar 20 menit kemudian. Korban mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta. Diduga, kejadian tersebut akibat hubungan arus pendek listrik. 

Kejadian tersebut bersamaan dengan kebakaran kandang kambing milik Arif Hakim, 40, warga Desa Deket Wetan, Kecamatan Deket.

Awalnya, sore itu korban membuat api di tungku yang dekat kandang kambing tersebut. Diduga, api membesar dan menjalar ke kandang tersebut. 

‘’Kebakaran tersebut diketahui oleh salah seorang warga yang melewati jalan, tak jauh dengan lokasi,’’ kata Suwarta. 

Kandang beserta tiga ekor kambing dewasa dan lima ekor anaknya habis terbakar. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian Rp 14 juta.

(bj/ind/jar/mal/yan/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia