Senin, 09 Dec 2019
radarbojonegoro
icon featured
Peristiwa

Naas! Pulang Sekolah Disasak Mobil, Tewas

19 September 2017, 06: 15: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

KECELAKAAN MAUT: Mobil Avanza yang menghantam iring-iringan motor pelajar SMKN Rengel, kemarin.

KECELAKAAN MAUT: Mobil Avanza yang menghantam iring-iringan motor pelajar SMKN Rengel, kemarin. (Unitlaka Polres Tuban for Radar Tuban)

Share this      

TUBAN - Pulang sekolah bareng-bareng dengan mengendarai 4 motor, iring-iringan pelajar SMK Negeri Rengel yang berjumlah 5 siswa kemarin (18/9) sekitar pukul 13.15 disasak mobil Avanza nopol W 705 BR.

Akibat kecelakaan di jalan Pakah-Soko, persisnya di Desa Kepohagung, Kecamatan Plumpang tersebut, 1 siswa tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara 3 siswa lainnya luka berat. 

Korban tewas Syifa Ambami, 16, warga Desa Maibit, Kecamatan Rengel. 

Korban luka berat, Nuriah, 16, Desa Sumberejo, Kecamatan Rengel; M. Ridho Ali Mustofa, 17, Desa/Kecamatan Plumpang; dan Ahmad Aris Abdilah, 17, Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang.

Dua pelajar yang disebut pertama dirawat di RSUD dr R. Koesma Tuban. Mereka diperkirakan mengalami patah tulang dan luka terbuka. Sementara satu siswa lain dirawat di Puskesmas Plumpang.

Pengemudi mobil Avanza maut tersebut, Ahmad Muhid Muzadi, 47, perangkat Desa Banjarum, Kecamatan Rengel kini diamankan di Mapolres Tuban berikut mobil yang dikendarai. 

Kanitlaka Satlantas Polres Tuban Iptu Nungky Sambada menerangkan, berdasar keterangan sejumlah saksi dan hasil olah TKP, Avansa melaju dari timur (arah Pakah).

Mendekati tempat kejadian perkara, kata dia, mobil berjalan labil dan bergerakan ke kanan. Mobil yang dikemudikan perangkat desa ini kemudian menyasak iring-iringan motor pelajar SMKN Rengel yang berjalan dari arah berlawanan.

Begitu kerasnya benturan tersebut, bamper dan bagian depan mobil ini ringsek. Para pelajar yang dihantam terpental 

berikut motornya. Mereka yang mengalami luka terbuka dan patah tulang bergelimpangan di jalan dan bahu jalan. Sebagian tubuh mereka tertindih motor. 

Nungky memerkirakan, pengemudi kurang konsentrasi karena pengaruh kelelahan dan mengantuk. ''Yang bersangkutan masih kita mintai keterangan di mapolres,'' ujar dia.

Dikonfirmasi terpisah Kepala SMKN Rengel Hidayat Rahman membenarkan lima pelajar yang terlibat dalam kecelakaan maut tersebut adalah siswanya.

Dikatakan dia, insiden tersebut terjadi ketika mereka pulang  bareng setelah mengikuti ujian tengah semester.

(bj/tok/ds/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia