Sabtu, 17 Nov 2018
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Diajukan 2014, Diperbaiki Tahun Ini

Sabtu, 05 Aug 2017 07:05 | editor : Ebiet A. Mubarok

Pembangunan Jembatan di Kedungadem

Pembangunan Jembatan di Kedungadem (M. Nurcholis/Radar Bojonegoro)

KEDUNGADEM - Penantian warga terhadap perbaikan Jembatan Babad di Kecamatan Kedungadem akhirnya terwujud. Jembatan menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Sugihwaras itu sebelumnya jembatan gladak (konstruksi berbahan kayu). 

Perbaikan jembatan dengan anggaran Rp 1,076 miliar dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu dimulai awal Juli, targetnya kelar Desember mendatang. Di sekitar lokasi dibangun jalur darurat agar motor dan mobil bisa melintas.

Kepala Desa Babad Warsito mengatakan, jembatan tersebut menghubungkan kea rah timur meliputi Desa Pejok, Desa Dayukidul, dan Desa Duwel. ’’Sedangkan ke barat jembatan terhubung Desa Wedoro, Kecamatan Sugihwaras. Kalau ke utara akan terhubung Desa Kepoh Kidul,” katanya.

Warsito menerangkan, pengajuan perbaikan jembatan sejak 2014 karena saat itu kondisinya sangat rentan. Jembatan tersebut dilitasi Kali Besuki dan tingginya 12 meter. Kawasan tersebut rawan banjir. Jembatan dengan konstruksi kayu itu dibangun 2005 oleh PNPM.

Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Yudi Hendro mengatakan, anggaran perbaikan ini bukan dari APBD Bojonegoro, tapi dari BNPB pusat. 

’’Saat desa dan kecamatan mengajukan pada 2014 karena jembatan gladak rusak akibat banjir. Namun baru bisa cair tahun ini,” ungkapnya.

Yudi menyebutkan panjang jembatan 23 meter, lebar 4 meter, dan tinggi 12 meter. Proyek tersebut secara teknis dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Rang Bojonegoro. ’’BPBD hanya leading sector-nya pada proyek tersebut, namun proses lelang diurus dinas PU,” ujarnya.

Kasi Pembangunan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang Chusaifi Ivan membenarkan, pengerjaan perbaikan dimulai Juli. Saat ini proses membuat fondasi dan konstruksi dengan beton cor. 

Di sekitar proyek dibuat jalur darurat untuk kendaraan roda dua dan roda empat agar mampu melintasi Kali Besuki.

(bj/gas/rij/bet/JPR)

 
Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia