Minggu, 22 Jul 2018
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

17 Hari Lagi Berangkat Haji

Jumat, 13 Jul 2018 08:50 | editor : Ebiet A. Mubarok

SISA BERANGKAT: Para CJH asal Bojonegoro ketika melakukan manasik haji terakhir Rabu (11/7). Sebanyak 1.345 CJH asal Bojonegoro ternyata banyak juga yang termasuk risiko tinggi (risti), karena itu diminta menjaga mental dan kesehatan.

SISA BERANGKAT: Para CJH asal Bojonegoro ketika melakukan manasik haji terakhir Rabu (11/7). Sebanyak 1.345 CJH asal Bojonegoro ternyata banyak juga yang termasuk risiko tinggi (risti), karena itu diminta menjaga mental dan kesehatan. (M. Nurkhozim/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

BOJONEGORO - Sebanyak 1.345 calon jamaah haji (CJH) menyisakan 17 hari lagi berangkat ke Tanah Suci. Selain, persiapan mental, para CJH juga harus perlu memperhatikan kesehatan fisiknya. Khususnya para CJH yang risiko tinggi (risti) harus lebih waspada dan selalu mengontrol kesehatannya di puskesmas. Apalagi selama ibadah haji nanti diprediksi suhu udara bisa mencapai 50-53 Celsius.

“Harus lebih waspada menjaga kesehatan, seperti menjaga makan-makanan sehat, tidak merokok, dan tak lupa selalu kontrol kesehatan di puskesmas,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro Totok Ismanto.

Apabila memang butuh pendampingan obat, imbuh dia, CJH harus rajin minum obat agar tetap terjaga kesehatannya. Terutama terhadap para CJH risti agar terus meningkatkan kesehatannya. 

Dia mengingatkan jika para CJH terserang sengatan suhu yang panas selama ibadah haji, hendaknya minum segelas air tiap jamnya. Ini untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh, istirahat cukup, makan bergizi, dan terus berkomunikasi dengan jamaah lain apabila ada gejala-gejala penyakit. 

“Ketika di luar ibadah, sebaiknya jangan banyak beraktivitas, lebih baik disimpan tenaganya. Jangan lupa bawa payung, krim pelindung kulit, dan hindari terikan matahari.” tuturnya. 

Berdasarkan hasil tes kesehatan, sebanyak 968 CJH risti dan 403 CJH tidak risti. Namun, tidak semuanya bisa berangkat, karena kuotanya 1.345 CJH. “Sisanya dimasukkan CJH cadangan, sesuai permintaan Kemenag,” ujarnya. 

Rincian 968 CJH risti di antaranya 45 CJH usia lebih dari 60 tahun tanpa penyakit. 402 CJH usia lebih dari 60 tahun dengan penyakit, dan 522 CJH usia kurang dari 60 tahun dengan penyakit. “Sebanyak 403 CJH usia kurang dari 60 tahun tanpa penyakit,” tuturnya. 

Para CJH risti akan menggunakan gelang oranye saja sebagai penanda. “Sekarang hanya satu warna gelang, kalau sebelumnya dibedakan tiga gelang berwana merah, kuning, dan hijau,” katanya.

(bj/zim/gas/nas/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia