Minggu, 22 Jul 2018
radarbojonegoro
icon featured
Tuban

Produksi Jagung Tuban Tertinggi se-Jatim

Kamis, 12 Jul 2018 23:10 | editor : Ebiet A. Mubarok

MEMBANGGAKAN: Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein menerima penghargaan sebagai Pencapaian Peningkatan Produksi Jagung tertinggi tingkat nasional dari Kementerian Pertanian (Kementan).

MEMBANGGAKAN: Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein menerima penghargaan sebagai Pencapaian Peningkatan Produksi Jagung tertinggi tingkat nasional dari Kementerian Pertanian (Kementan). (Istimewa/Jawa Pos Radar Tuban)

TUBAN – Upaya khusus (upsus) Pemkab Tuban dalam meningkatkan produksi padi, jagung, dan kedelai, berbuah manis. Dengaan semangat menuju lumbung pangan nasional, kamis (12/7) Pemkab Tuban meraih penghargaan Pencapaian Peningkatan Produksi Jagung tertinggi se-Jatim dari Kementerian Pertanian (Kementan).

Bertempat di Hotel Aria Gajayana Malang, penyerahan penghargaan yang dikemas dengan kegiatan Evaluasi Luas Tambah Tanam (LTT) Padai, Jagung, Kedelai Tingkat Provinsi tersebut diberikan Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Dr. Ir. Sumarjo Gatot Irianto, MS. DAA kepada Wabup Tuban Noor Nahar Hussein. Turut mendampingi, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Tuban Murtadji.

Wabup Noor Nahar Hussein menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Pemkab Tuban. Menurutnya, keberhasilan peningkatan produksi pangan tidak lepas dari komitmen dan semangat bersama dalam mewujudkan Kabupaten Tuban sebagai lumbung pangan nasional. Khususnya, dinas pertanian dan para petani yang menjadi pelaku utama pembangunan pertanian di Bumi Wali. ‘’Atas semangat dan kerja keras tersebut, produksi jagung di Tuban berhasil yang tertinggi se-Jatim,’’ tuturnya.

SELAMAT: Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Tuban Murtadji mendampingi Wabup Noor Nahar Hussein menerima penghargaan.

SELAMAT: Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Tuban Murtadji mendampingi Wabup Noor Nahar Hussein menerima penghargaan. (Istimewa/Jawa Pos Radar Tuban)

Disampaikan Noor Nahar, peningkatan produksi jagung di Tuban tak lepas dari upaya intensifikasi pertanian yang ditingkatkan melalui adopsi inovasi teknologi pertanian kepada petani, kelompok tani (poktan), maupun gabungan kelompok tani (gapoktan) yang salah satunya dikembangkan dengan pola tanam tumpang sisip.

Selain itu, keberhasilan pembangunan di sektor pertanian di Tuban juga karena program peningkatan infrastruktur dan penyediaan sarana dan prasarana pertanian, pengembangan sumber daya air pertanian, meliputi pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi pertanian, perluasan jaringan irigasi tersier dan kwarter melalui pengadaan pompanisasi dan pipanisasi, pembangunan embung dan optimalisasi pemanfaatan sumber daya air lainnya, serta optimalisasi pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Wabup lebih lanjut menyampaikan, produksi jagung yang tinggi juga dapat menumbuhkan potensi investasi yang dapat dikembangkan menjadi usaha lain. Antara lain, penangkaran/pembenihan jagung, industri tepung jagung, industri makanan ringan berbahan dasar jagung, industri pakan ternak dan limbah hasil panen jagung. ‘’Pemkab Tuban akan selalu berusaha mewujudkan pembangunan sektor pertanian, terutama dalam mendukung program swasembada pangan.  Untuk itu, potensi yang ada harus terus kita kembangkan,’’ kata dia yang  berkomitmen untuk terus mempertahankan Kabupaten Tuban sebagai lumbung pangan nasional.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tuban Murtadji menjelaskan, penghargaan yang diterima Pemkab Tuban mengacu pada penilaian yang diukur dari musim tanam pada Oktober 2016 hingga September 2017. Dari penilaian tersebut, produksi jagung di Tuban mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Menurut Murtadji, meningkatnya produksi jagung di Tuban tidak lepas dari keberhasilan pelaksanaan program peningkatan LTT pada 2017. Secara nasional, target LTT untuk produksi jagung di Tuban seluas 97.067 hektare (ha). Dan, dalam praktiknya Pemkab Tuban berhasil meningkatkan LTT seluas 119.118 ha. Angka tersebut melampaui target yang ditetapkan. Adapun hasil produksinya mencapai 606.163 ton dan produktifitas sebesar 5,4 ton per ha. ‘’Berdasar evaluasi, Kabupaten Tuban berhasil menjadi yang tertinggi se-Jatim, di mana Jatim juga merupakan provinsi dengan produksi jagung tertinggi se-Indonesia,’’ ujarnya.

Sebagaimana diketahui, area tanam jagung di Tuban tersebar di seluruh kecamatan. Namun, dari 20 kecamatan se-Kabupaten Tuban potensi tanam jagung terbesar berada di Kecamatan Montong dengan luas 16.626 ha. Kemudian disusul Kecamatan Kerek 17.079 ha, Kecamatan Grabagan 10.584 ha, dan Kecamatan Semanding 10.502 ha.

(bj/tok/ds/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia