Minggu, 22 Jul 2018
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Belum Ada ­Anggaran ­Perbaikan Atap

Sabtu, 13 Jan 2018 06:00 | editor : Fa Fidhi Asnan

perbaikan atap

BERLUBANG: Atap salah satu stand di taman rajekwesi yang dibiarkan rusak. (M. Nurkozim/Radar Bojonegoro)

BOJONEGORO - Atap sentra stan di Taman Rajekwesi mulai mengalami kerusakan. Bahkan, kerusakan tersebut ada yang sudah terjadi sejak tahun lalu. ‘’Kualitasnya kurang bagus. Jadi, ya rusak,’’ katanya jumat (12/1).

Kabid Promosi dan Kerja Sama Dinas Perdagangan dan Pasar Luhri mengatakan, kualitas atap memang kurang bagus.

Sehingga, mudah mengalami kerusakan. Bahkan, kerusakan ada yang berlangsung lama. Hingga kini kerusakan atap tersebut masih belum ada rencana perbaikan. 

‘’Tahun ini belum ada perbaikan karena anggarannya tidak ada,’’ jelasnya.

Meski begitu, kerusakan atap tidak mengganggu kenyamanan pedagang dan pengunjung. Sebab, ambrolnya atap sampai saat ini tidak membuat lokasi bocor saat hujan. ‘’Saya rasa masih aman,’’ jelasnya.

Tahun ini, dinas perdagangan lebih fokus pengelolaan bukan pembangunan. Apalagi, beberapa pedagang ada yang memperpanjang, ada yang tidak. ‘’Kami sudah kumpulkan mereka. Data kami kumpulkan dalam waktu dekat siapa saja akan lanjut sewa,’’ jelasnya.

Kawasan stan Taman Rajekwesi selama ini sepi pengunjung. Berbeda, pengunjung Taman Rajekwesi justru lebih banyak. Hal itu membuat para penyewa enggan melanjutkan sewanya.

Stan di selatan taman tersebut saat ini tidak dibedakan antara sentra makanan dan produk kerajinan. Hal itu menimbulkan kontras bagi pengunjung.  

Luhri memastikan, saat ini belum memiliki rencana dan konsep baru untuk penataan tersebut. ‘’Saat ini ya masih sama seperti sebelumnya. Belum ada yang baru,’’ jelasnya.

(bj/zim/rij/faa/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia