alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Thursday, August 18, 2022

Berebut Kursi Kadis Perpustakaan Bojonegoro

- Advertisement -

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pengisian jabatan kepala dinas perpustakaan dan kearsipan Belum jelas. Pengisian akan tetap mengacu pada hasil lelang jabatan.

 

 

Meskipun proses itu sudah dilakukan tahun lalu itu sudah menghasilkan tiga nama calon kepala dinas. Salah satu di antaranya akan dipilih menjadi kepala dinas.

 

- Advertisement -

 

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro Aan Syahbana mengatakan, ada tiga nama yang lolos seleksi jabatan lalu. Yakni, Muchlisin, Juwana Poerwiyanto, dan Heri Widodo. Nama nama itu adalah hasil masuk tiga besar seleksi atau lelang jabatan.

 

 

‘’Saat ini belum ada penentuan siapa yang akan menjabat, ‘’ujar Aan.

 

 

Aan menjelaskan, lelang jabatan tahun lalu hanya dinas pendidikan yang tidak menghasilkan nama calon kepala dinas. Sedangkan dinas lainnya sudah ada. Termasuk dinas perpustakaan dan kearsipan. Namun, tiga nama yang lolos itu belum ditentukan siapa yang akan menjabat.

Baca Juga :  Gongseng Belum Siap, PDAM Bojonegoro Urungkan Niat

 

 

Saat ini jabatan kepala dinasnya dijabat oleh plt. Yakni sekretaris dinasnya. Plt tidak diambilkan dari luar dinas seperti dinas pendidikan.

 

 

Kekosongan jabatan kepala dinas perpustakaan dan kearsipan sudah lama terjadi. Kepala dinas sebelumnya pensiun sejak tahun lalu. Pemkab kemudian menggelar lelang jabatan. Sejumlah pejabat ikut mendaftar. Kemudian dari berbagai seleksi munculah tiga nama itu.

 

 

Tahapan terakhir setelah muncul nama adalah penetapan. Dinas lain sudah diterapkan dan dilantik satu nama menjadi kepala dinas. Namun dinas perpustakaan dan kearsipan hingga kini masih belum.

 

 

“Kami belum tahu kapan akan ditetapkan. Kemungkinan sebentar lagi,” ujarnya.

 

Baca Juga :  Raperda Mencakup Wilayah Pertanian di Bojonegoro yang Dilindungi

 

Aan menjelaskan, kekosongan jabatan kepala disdik akan diisi melalui mekanisme mutasi. Itu karena disdik tidak memiliki calon Kepala dinas. Semua calon kepala disdik ketika itu gugur dalam seleksi. Mereka adalah kepala SMPN dan pengawas.

 

 

Meski demikian, pemkab belum berencana membuka lelang jabatan lagi. Sehingga, pengisian kepala disdik akan dilakukan melalui jalur mutasi.

 

 

Sekretaris Komisi C DPRD Bojonegoro Ahmad Supriyanto meminta Pemkab segera melakukan pengisian jabatan kadis yang kosong itu. Sehingga kinerja OPD bisa semakin bagus. (zim/msu)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pengisian jabatan kepala dinas perpustakaan dan kearsipan Belum jelas. Pengisian akan tetap mengacu pada hasil lelang jabatan.

 

 

Meskipun proses itu sudah dilakukan tahun lalu itu sudah menghasilkan tiga nama calon kepala dinas. Salah satu di antaranya akan dipilih menjadi kepala dinas.

 

- Advertisement -

 

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro Aan Syahbana mengatakan, ada tiga nama yang lolos seleksi jabatan lalu. Yakni, Muchlisin, Juwana Poerwiyanto, dan Heri Widodo. Nama nama itu adalah hasil masuk tiga besar seleksi atau lelang jabatan.

 

 

‘’Saat ini belum ada penentuan siapa yang akan menjabat, ‘’ujar Aan.

 

 

Aan menjelaskan, lelang jabatan tahun lalu hanya dinas pendidikan yang tidak menghasilkan nama calon kepala dinas. Sedangkan dinas lainnya sudah ada. Termasuk dinas perpustakaan dan kearsipan. Namun, tiga nama yang lolos itu belum ditentukan siapa yang akan menjabat.

Baca Juga :  102 ASN di Lamongan Jadi Pejabat Fungsional

 

 

Saat ini jabatan kepala dinasnya dijabat oleh plt. Yakni sekretaris dinasnya. Plt tidak diambilkan dari luar dinas seperti dinas pendidikan.

 

 

Kekosongan jabatan kepala dinas perpustakaan dan kearsipan sudah lama terjadi. Kepala dinas sebelumnya pensiun sejak tahun lalu. Pemkab kemudian menggelar lelang jabatan. Sejumlah pejabat ikut mendaftar. Kemudian dari berbagai seleksi munculah tiga nama itu.

 

 

Tahapan terakhir setelah muncul nama adalah penetapan. Dinas lain sudah diterapkan dan dilantik satu nama menjadi kepala dinas. Namun dinas perpustakaan dan kearsipan hingga kini masih belum.

 

 

“Kami belum tahu kapan akan ditetapkan. Kemungkinan sebentar lagi,” ujarnya.

 

Baca Juga :  Kades di Bojonegoro Perlu Melek Hukum Hindari Korupsi

 

Aan menjelaskan, kekosongan jabatan kepala disdik akan diisi melalui mekanisme mutasi. Itu karena disdik tidak memiliki calon Kepala dinas. Semua calon kepala disdik ketika itu gugur dalam seleksi. Mereka adalah kepala SMPN dan pengawas.

 

 

Meski demikian, pemkab belum berencana membuka lelang jabatan lagi. Sehingga, pengisian kepala disdik akan dilakukan melalui jalur mutasi.

 

 

Sekretaris Komisi C DPRD Bojonegoro Ahmad Supriyanto meminta Pemkab segera melakukan pengisian jabatan kadis yang kosong itu. Sehingga kinerja OPD bisa semakin bagus. (zim/msu)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/