29.3 C
Bojonegoro
Wednesday, November 30, 2022

Masih Perlu Fasilitasi Gubernur

Tahun Depan Dana Banpol Bojonegoro Naik 100 Persen?

- Advertisement -

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Dana bantuan partai politik (banpol) tahun depan berpotensi naik 100 persen. Yakni, sebelumnya Rp 5.000 per suara sah, naik menjadi Rp 10.000.  Tahun ini sudah naik dari awalnya Rp 1.500 per suara sah. Tentu dana banpol rencana naik dua tahun berturut-turut.

 

Potensi itu terlihat atas penetapan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2023. Adapun kenaikan dana banpol hasil kesepakatan antara badan anggaran (banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Bojonegoro.

 

“Namun nanti akan melewati beberapa mekanisme untuk regulasi perda/perbup APBD serta penjabaran melalui fasilitasi Gubernur Jatim,” kata Ketua TAPD Bojonegoro Nurul Azizah.

Baca Juga :  36 Mantan Kades di Lamongan Tarung Lagi
- Advertisement -

 

Disinggung pertimbangan kenaikan dana banpol tahun depan, karena dianggap kondisi keuangan Pemkab Bojonegoro mampu. “Dari sisi keuangan Insyaallah mampu. Tapi tetap perlu fasilitasi gubernur,” ujar Nurul.

 

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Bojonegoro Mahmudi membenarkan, bahwa di dalam KUA PPAS APBD 2023 telah dipasang dana banpol Rp 10.000 per suara sah. Kenaikan agar mampu meningkatkan kegiatan pendidikan politik kepada masyarakat.

 

“Serta mampu menaikkan partisipasi politik masyarakat. Nantinya penggunaan dana banpol ada pertanggungjawaban dan audit oleh BPK (Badan Pemeriksa Keuangan),” bebernya.

 

Adapun dana banpol 2022 sebesar Rp 3,9 miliar telah cair. Mahmudi mengatakan pertanggungjawaban pada Desember mendatang. “Kami melakukan monitoring secara berkala,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Kades di Bojonegoro Perlu Melek Hukum Hindari Korupsi

 

“Saat ini masing-masing parpol mengirimkan usulan kenaikan dana banpol 2023 ke bupati,” katanya.

 

Wakil Ketua DPRD Mitro’atin mengatakan, kenaikan dana banpol tahun depan akan dioptimalkan pendidikan politik. “Kenaikannya merupakan hasil kesepakatan eksekutif dan legislatif. Selanjutnya juga masih menunggu faslitasi gubernur,” tambahnya. Ia menambahkan, besaran dana banpol seperti di Surabaya juga lebih tinggi dibanding Bojonegoro. (bgs/rij)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Dana bantuan partai politik (banpol) tahun depan berpotensi naik 100 persen. Yakni, sebelumnya Rp 5.000 per suara sah, naik menjadi Rp 10.000.  Tahun ini sudah naik dari awalnya Rp 1.500 per suara sah. Tentu dana banpol rencana naik dua tahun berturut-turut.

 

Potensi itu terlihat atas penetapan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2023. Adapun kenaikan dana banpol hasil kesepakatan antara badan anggaran (banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Bojonegoro.

 

“Namun nanti akan melewati beberapa mekanisme untuk regulasi perda/perbup APBD serta penjabaran melalui fasilitasi Gubernur Jatim,” kata Ketua TAPD Bojonegoro Nurul Azizah.

Baca Juga :  Desain Trotoar Sama, Sisa Lelang Tiga Titik
- Advertisement -

 

Disinggung pertimbangan kenaikan dana banpol tahun depan, karena dianggap kondisi keuangan Pemkab Bojonegoro mampu. “Dari sisi keuangan Insyaallah mampu. Tapi tetap perlu fasilitasi gubernur,” ujar Nurul.

 

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Bojonegoro Mahmudi membenarkan, bahwa di dalam KUA PPAS APBD 2023 telah dipasang dana banpol Rp 10.000 per suara sah. Kenaikan agar mampu meningkatkan kegiatan pendidikan politik kepada masyarakat.

 

“Serta mampu menaikkan partisipasi politik masyarakat. Nantinya penggunaan dana banpol ada pertanggungjawaban dan audit oleh BPK (Badan Pemeriksa Keuangan),” bebernya.

 

Adapun dana banpol 2022 sebesar Rp 3,9 miliar telah cair. Mahmudi mengatakan pertanggungjawaban pada Desember mendatang. “Kami melakukan monitoring secara berkala,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Edarkan Rokok Ilegal, Diancam 5 Tahun Penjara

 

“Saat ini masing-masing parpol mengirimkan usulan kenaikan dana banpol 2023 ke bupati,” katanya.

 

Wakil Ketua DPRD Mitro’atin mengatakan, kenaikan dana banpol tahun depan akan dioptimalkan pendidikan politik. “Kenaikannya merupakan hasil kesepakatan eksekutif dan legislatif. Selanjutnya juga masih menunggu faslitasi gubernur,” tambahnya. Ia menambahkan, besaran dana banpol seperti di Surabaya juga lebih tinggi dibanding Bojonegoro. (bgs/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Raperda Pesantren di Meja DPRD

APBD 2023 Ditetapkan Rp 2,2 Triliun

Pamerkan Busana dari Batik Blora

Dijanjikan Penerbangan Tahun Depan


/