Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

M
Penulis: Muhammad Suaeb❯

PUTRA-PUTRI TERBAIK: Para pekerja di Lapangan Banyu Urip adalah putra putri terbaik daerah yang profesional, berdedikasi, dan berdaya saing global.
PUTRA-PUTRI TERBAIK: Para pekerja di Lapangan Banyu Urip adalah putra putri terbaik daerah yang profesional, berdedikasi, dan berdaya saing global.


Advertisement

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu blok terbesar di Indonesia, menunjukkan komitmen tinggi dan kapabilitas operasional dalam menjaga stabilitas produksi serta mendukung ketahanan energi nasional.

Dengan rata-rata produksi lebih dari 150.000 barel per hari, Blok Cepu berhasil melampaui target yang ditetapkan dalam WP&B bersama SKK Migas maupun target APBN. Keberhasilan ini didorong oleh keunggulan kompetitif EMCL— mulai dari penerapan teknologi canggih, eksekusi yang unggul, integrasi global, hingga kontribusi talenta-talenta Indonesia berpengalaman.

Advertisement

Pada pertengahan tahun kemarin, EMCL juga berhasil menyelesaikan program Banyu Urip Infill Clastic (BUIC) dalam waktu 10 bulan lebih cepat dari rencana, menambah sumur-sumur baru yang menghasilkan tambahan produksi untuk Blok Cepu.

Memasuki 2026, tantangan industri migas semakin nyata. Pemerintah menargetkan lifting minyak 610.000 barel per hari untuk membalikkan tren penurunan produksi.

Di tengah target yang kian menantang, pengalaman menjaga kinerja Blok Cepu sepanjang 2025 menjadi modal penting. EMCL siap melanjutkan perannya melalui operasi yang andal, aman, dan efisien, serta terus berkolaborasi erat dengan SKK Migas dan pemangku kepentingan lainnya. Capaian 2025 menjadi landasan kuat bagi EMCL untuk terus berkontribusi menjaga pasokan energi Indonesia secara konsisten di tahun-tahun mendatang. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

BPBD Belum Simpulkan Penyebab Dentuman di Gunung Pandan, Warga Sebut Ledakan Berlangsung Tiga kali

BPBD Belum Simpulkan Penyebab Dentuman di Gunung Pandan, Warga Sebut Ledakan Berlangsung Tiga kali

Pertamina dan SKK Migas sedang melaksanakan survei seismik darat 2D di Lamongan, Tuban, dan Bojonegoro. 

EMCL dan LPPM Unigoro Serah Terimakan Geosite Kedung Lantung, Dorong Pengembangan Wisata Edukasi

EMCL dan LPPM Unigoro Serah Terimakan Geosite Kedung Lantung, Dorong Pengembangan Wisata Edukasi

Kegiatan ini dirangkai dengan Lantung Festival dan peluncuran Exotic Kedung Lantung untuk mendorong pengembangan destinasi berbasis edukasi sekaligus memperkuat potensi ekonomi masyarakat setempat.

Sinergi PEPC JTB dan Pemkab Bojonegoro Dorong Perencanaan PPM Berkelanjutan

Sinergi PEPC JTB dan Pemkab Bojonegoro Dorong Perencanaan PPM Berkelanjutan

Analis Senior Kelompok Kerja Pengembangan Masyarakat SKK Migas, Fadhilah, menegaskan bahwa kontribusi industri hulu migas melalui PPM dapat menciptakan multiplier effect lintas sektor.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer