Minggu, 23 Jan 2022
Radar Bojonegoro
Home / Bojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Awal Tahun, Lima Kejadian Kebakaran

14 Januari 2022, 08: 43: 05 WIB | editor : Mohammad Yusuf Purwanto

Awal Tahun, Lima Kejadian Kebakaran

Ilustrasi (AINUR OCHIEM/RDR.BJN)

Share this      

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Musim hujan ternyata masyarakat tetap waspada kebakaran. Genap dua minggu awal Januari 2022 sudah ada lima kejadian kebakaran. Penyebab kebakaran lima kejadian itu ialah korsleting listrik. Namun kerugian material ditaksir Rp 2,2 miliar. 

Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro Ahmad Adi Winarto mengatakan, kebakaran ini dipicu korsleting listrik. Pihaknya mengimbau agar masyarakat benar-benar memperhatikan instalasi listrik di dalam rumah. 

Dan mengajak masyarakat menggunakan kabel dengan SNI (standar nasional Indonesia). Apabila tahu kabel sudah usang, sebaiknya lekas diganti. Guna meminimalisasi terjadinya korsleting listrik yang bisa mengakibatkan kebakaran.

Baca juga: Butuh Tanggul Tangani Banjir Permukiman TPK Sukorejo

Lima kejadian terjadi pada 7 Januari kebakaran kabel listrik di Kecamatan Kapas akibat korsleting listrik. Tidak ada kerugian maupun korban. Empat hari berturut-turut terjadi kebakaran. Rumah milik Mukaromah, 60, warga Dusun Singkal, Desa Tulungagung, Kecamatan Malo ludes terbakar pada Minggu (9/1). 

Kebakaran diperkirakan terjadi pukul 21.30. Dinas Damkar Bojonegoro Pos Kota terima laporan 22.00. Petugas damkar tiba di lokasi pukul 22.40 dan api dipadamkan pukul 23.45. Penyebab kebakaran rumah kayu berukuran 12x20 meter itu diduga korsleting listrik. Kerugian material sekitar Rp 100 juta.

Berikutnya jago merah melahap kandang ayam di Desa Pasinan, Kecamatan Baureno, pukul 02.15 Senin (10/1). Diduga kebakaran kandang ayam milik Ansori, 43, itu disebabkan korsleting listrik. Tak seekor ayam pun terselamatkan. Sebanyak 21.800 ayam mati terpanggang. Pemadaman butuh waktu lumayan lama karena luas kandang 10x60 meter. Taksiran kerugian kurang lebih Rp 2 miliar.

“Semua ludes terbakar. Kandang 10x60 meter, 21.800 ekor ayam, bahan pakan 160 sak. Kerugian kurang lebih Rp 2 miliar,” jelasnya

Berikutnya kebakaran hanguskan satu gazebo akibat korsleting listrik di Desa Sukowati, Kecamatan Kapas, Selasa (11/1). Tidak ada korban dan kerugian ditaksir Rp 8 juta. Kebakaran akibat korsleting listrik terjadi lagi hanguskan tiga bangunan rumah milik Abdul Nasir, warga Dusun Kedungkeris, Desa Ngujo, Kecamatan Kalitidu, pukul 18.10 pada Rabu (12/1). “Korban ditaksir menderita kerugian material mencapai Rp 200 juta,” ungkapnya.

(bj/gas/rij/min/JPR)

 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia