RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Dani Hidayat, karyawan Dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di Dusun Grogolan, Desa Sumuragung, Kecamatan Baureno kemarin (2/2) masih menjalani perawatan intensif di RSUD Sosodoro Djati Koesoemo Bojonegoro.
Sedangkan korban lain persitiwa kebakaran SPPG milik Bening Samudro itu, Aditya Riski mengalami luka ringan, sehingga tidak menjalani rawat inap.
“Luka bakar yang dialami Dani Hidayat tidak terlalu serius karena di bawah 40 persen,” ungkap Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Moh. Lutfi Kurniawan Putra.
Menurutnya, korban dirawat di ruang tindakan dan tengah menjalani pembersihan luka. Ia menambahkan, biaya perawatan korban telah dijamin BPJS Kesehatan. “Biaya perawatan korban sudah ditanggung BPJS kesehatan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Bojonegoro Ahmad Agus Salim mengatakan, kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 23.30, dan api berhasil dipadamkan pada Senin sekitar pukul 00.46 dini hari.
"Total Kerugian kurang lebih Rp 350 juta meliputi semua isi dapur terbakar 40 persen dan bangunan dapur luas 7x4 m," terangnya pascakejadian.
Dalam peristiwa tersebut, dua pegawai dapur MBG mengalami luka bakar, yakni Dani Hidayat mengalami luka berat, dan Aditya Riski mengalami luka ringan. “Penyebab kabakaran, kebocoran regulator atau selang kompor gas elpiji," bebernya.
Kebakaran SPPG Bening Samudro ini tentu berdampak pada pendistribusian makanan bergizi. (dan/msu)
Editor : Bhagas Dani Purwoko