Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

BNPB Temukan Lagi Korban Meninggal Ambruknya Musala Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo, Total Menjadi 9 Orang

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 3 Oktober 2025 | 23:19 WIB
(ANGGER BONDAN/JAWA POS)
(ANGGER BONDAN/JAWA POS)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pencarian korban insiden ambruknya bangunan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny Sidoarjo memasuki H+4 pencarian, setelah pada Kamis (2/10) orang tua santri ponpes tersebut menyetujui penggunaan alat berat untuk keperluan evakuasi. Hasilnya, korban meninggal kembali ditemukan oleh petugas SAR dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB).

Per Jumat siang (3/10), BNPB melaporkan temuan empat jenazah korban meninggal dari timbunan bangunan musala. Sehingga total korban meninggal kini berjumlah sembilan orang, dan masih ada 54 santri lain yang sedang dalam proses pencarian. Tentu dengan kondisi pencarian yang telah melewati golden time (waktu peluang hidup terbaik), tidak menutup kemungkinan jumlah korban meninggal juga bertambah.

“Lebih dari 400 personel tim SAR gabungan bekerja siang dan malam selama 24 jam. Seluruh pihak keluarga korban sudah merelakan dan mengikhlaskan apabila kemudian alat berat ini masuk akan mengganggu kondisi jenazah di bawah reruntuhan,” jelas Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto dalam rilis resmi BNPB.

Sementara menurut Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dengan temuan tersebut, per Kamis siang total terdapat 166 jiwa korban dalam musibah tersebut, dengan 111 diantaranya telah ditemukan. Selain sembilan korban meninggal dan 54 korban dalam pencarian, 14 orang menjalani rawat inap di rumah sakit, dan 89 orang dapat kembali pulang.

“Terdapat pula korban yang kembali ke rumah tanpa memerlukan penanganan medis lanjutan, serta beberapa korban berhasil ditemukan selamat oleh tim SAR gabungan,” jelas Muhari.

Berbeda dengan berbagai korban sebelumnya yang dirawat di berbagai rumah sakit di Sidoarjo, empat jenazah yang ditemukan meninggal dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan identifikasi dan pemeriksaan. Sementara itu hingga saat ini hanya ada satu korban yang harus dirujuk ke luar wilayah Sidoarjo-Surabaya, yakni ke RS Sakinah Mojokerto.

Selain tiga buah crane dan satu excavator, proses pencarian juga menggunakan alat pemotong beton, beberapa unit wall scanner dan berbagai kamera untuk membantu pencarian korban. BNBP memperkirakan proses pencarian akan membutuhkan waktu hingga H+7, atau seminggu setelah kejadian. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#pondok pesantren #Korban #SAR #Ponpes Al Khoziny #Golden Time #Suharyanto #surabaya #Abdul Muhari #Santri #Korban Meninggal #Meninggal #bnpb #Ponpes #Pencarian Korban #bangunan #reruntuhan #Petugas SAR #musala #Sidoarjo