BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Semburan lumpur kembali menggegerkan warga di Desa Sidomulyo, Kecamatan Kedungadem. Terlebih, kejadian tersebut sudah terjadi tiga kali. Bahkan, semburan dari bekas galian sumur tersebut sempat dicor sejak kejadian 26 Desember 2023.
Namun, kejadian semburan kembali muncul kemarin (25/2). Kapolsek Kedungadem Iptu Sholeh mengatakan, semburan air bercampur lumpur tersebut berada di lokasi sama. Yakni, kawasan rumah milik Samiran di Dusun Sanggar, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kedungadem.
’’Lokasinya semburannya sama. Namun, saat ini hanya rembesan. Karena sebelumnya sudah sempat ditutup cor,” ungkapnya. Sebelum menyembur kembali sekitar pukul 09.30 WIB kemarin (25/2), sumur tersebut kali pertama menyemburkan air beserta lumpur pada 2022 lalu.
Kejadian serupa terulang pada 26 Desember tahun lalu. Bahkan, berlangsung hingga dua hari. ’’Bekas sumur itu disurvei oleh Pertamina, kemudian ditutup cor,” terangnya.
Diketahui, lokasi tersebut sebelumnya telah dilakukan pengeboran sekitar 60 meter untuk mencari sumber air. Namun, di tengah prosesnya terjadilah semburan air dengan ketinggian empat meter.
Guna mencegah hal tidak diinginkan, petugas polsek mengambil langkah memasang police line melingkar di areal rembesan air. Selain itu, petugas polsek juga memberi imbauan kepada warga agar tidak mendekat lokasi.
Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro Dandi Suprayitno menyampaikan, bahwa kejadian semburan tersebut, DLH telah mendapat laporan pascakejadian kemarin. Menanggapi hal itu, DLH akan melakukan pengecekan, terlebih telah mendapati hasil uji kandungan pada semburan lumpur sebelumnya. ’’Semburan terjadi di tempat yang sama,” terangnya. (dan/bgs)
Editor : Hakam Alghivari