Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Angin Kencang Robohkan Rumah di Kecamatan Sukosewu

D
RATA DENGAN TANAH: Salah satu rumah warga Kecamatan Sukosewu rata dengan tanah setelah diterjang angin.
RATA DENGAN TANAH: Salah satu rumah warga Kecamatan Sukosewu rata dengan tanah setelah diterjang angin.

 


Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Hujan deras yang turun disertai angin kencang pada Rabu (24/12) sore menyisakan duka bagi warga Dusun Sumurpandan, Desa Sumberjokidul, Kecamatan Sukosewu.

Sebuah rumah kayu milik Supatmin, roboh rata dengan tanah setelah diterjang angin cuaca ekstrem.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00, membuat bangunan berukuran 5x8 meter itu ambruk. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro Agus Purnomo menyampaikan, setelah mendapat informasi dari perangkat desa keesokan harinya (25/12), langsung menuju ke lokasi.

Advertisement

"Satu rumah warga roboh rata dengan tanah, disebabkan hujan yang sangat deras disertai angin kencang," terangnya. Ia menjelaskan, rumah yang roboh seluruhnya terbuat dari material kayu. "kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 30 juta," imbuhnya.

Sebagai langkah awal penanganan, BPBD Bojonegoro menyalurkan bantuan logistik, dan menyarankan pemerintah desa untuk mengajukan proposal bantuan kepada Bupati Bojonegoro dengan tembusan BPBD.

Saat ini, Supatmin terpaksa mengungsi, dan kondisi rumah yang hancur total membuatnya belum memungkinkan untuk ditempati. "Saat ini penghuni menempati di rumah anaknya," pungkasnya.

Advertisement

Sementara itu, Kepala Desa Sumberjokidul, Kecamatan Sukosewu, Jujuk Basuki, membenarkan kejadian itu. Ia menegaskan bahwa saat peristiwa berlangsung, rumah dalam keadaan tidak berpenghuni. “Kondisi rumah kosong, yang punya rumah sedang kerja,” ungkapnya. (dan/msu)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

 Polres Belum Tetapkan Tersangka, Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Sukosewu

Polres Belum Tetapkan Tersangka, Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Sukosewu

Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bojonegoro sudah memeriksa korban dan terlapor, terkait dugaan kasus pencabulan anak di bawah umur di salah satu desa di Kecamatan Sukosewu.

JLS Mulai Desa Kabunan hingga Ngablak, Melintasi 16 Desa di Empat Kecamatan

JLS Mulai Desa Kabunan hingga Ngablak, Melintasi 16 Desa di Empat Kecamatan

Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang (DPUBMPR) Bojonegoro masih belum membeberkan data rencana proyek jalur lingkar selatan (JLS).

Musim Hujan Diprediksi November, BPBD Sebut Hujan Hasil Modifikasi Cuaca

Musim Hujan Diprediksi November, BPBD Sebut Hujan Hasil Modifikasi Cuaca

Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di Bojonegoro pada Senin (26/10) belum menandai awal musim hujan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro menyebut, hujan yang terjadi sore dan berlanjut hingga malam itu modifikasi cuaca.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer