Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pergi Mancing, Warga Kasiman Tenggelam di Embung Perhutani

M
Penulis: Muhammad Suaeb❯

KORBAN TENGGELAM: Korban meninggal dunia setelah tenggelam saat mancing.
KORBAN TENGGELAM: Korban meninggal dunia setelah tenggelam saat mancing.
 


Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Hendra Cristian Wibowo, 34, warga Dusun Caper, Desa Ngaglik, Kecamatan Kasiman, berangkat memancing sejak Minggu (25/5) sekitar pukul 05.30.

Namun, pihak keluarga mulai khawatir ketika pukul 13.00 belum kembali ke rumah, dan mulai mencari ke lokasi embung.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bojonegoro Heru Wicaksi menjelaskan, bahwa saat dilakukan pencarian oleh orang tua korban, korban ditemukan meninggal di embung Perhutani.

Advertisement

"Korban dicari oleh orang tuanya di sekitar embung, dan sudah dalam kondisi tidak bernyawa, " terangnya.

Kalaksa menambahkan, bahwa korban diduga korban meninggal setelah penyakit epilisipnya kambuh, dan adanya riwayat penyakit epilepsi tersebut dibenarkan oleh pihak keluarga.

"Penyakit epilepsinya kambuh dan tidak ada yang menolong sampai tenggelam," imbuhnya.

Advertisement

Petugas BPBD Bojonegoro bersama jajaran Polsek Kasiman, perangkat desa, serta Satpol PP segera turun ke lokasi begitu mendapatkan laporan dari warga.

Korban yang ditemukan pukul 14.30, langsung dibawa ke rumah duka. (dan/msu)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Evakuasi Perempuan Tenggelam di Jembatan Perbatasan Bojonegoro-Blora Kurang dari 24 Jam

Evakuasi Perempuan Tenggelam di Jembatan Perbatasan Bojonegoro-Blora Kurang dari 24 Jam

Yatni, warga Desa/Kecamatan Cepu yang diduga menceburkan diri di Jembatan Bojonegoro-Cepu, tepatnya di Desa Dengok, Kecamatan Padangan pada Jumat (17/7) siang.

Terungkap Alasan Kenapa Bojonegoro Mendadak Jadi Kota Mati Usai Proyek Raksasa Solo Valley Mangkrak

Terungkap Alasan Kenapa Bojonegoro Mendadak Jadi Kota Mati Usai Proyek Raksasa Solo Valley Mangkrak

Penasaran kenapa banyak bangunan mangkrak di Bojonegoro era kolonial? Intip arsip majalah Belanda tahun 1925 yang membongkar sejarah gagalnya proyek irigasi raksasa Solo Valley.

Siapa Samin Surosentiko? Tokoh yang Membawa Pengaruh Besar bagi Masyarakat Bojonegoro dan Blora

Siapa Samin Surosentiko? Tokoh yang Membawa Pengaruh Besar bagi Masyarakat Bojonegoro dan Blora

Pengaruhnya meluas hingga Kabupaten Blora, Jawa Tengah, dan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Di kedua wilayah tersebut, ajaran Samin berkembang menjadi identitas sosial dan budaya yang dikenal melalui komunitas Sedulur Sikep atau Wong Sami

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer