Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Polisi Masih Tunggu Hasil Labfor Kebakaran Pasar Induk Cepu

Y
Penulis: Yuan Edo Ramadhana❯
PEMADAMAN: Petugas damkar beserta polisi berjibaku memadamkan kebakaran kios Pasar Induk Cepu, Minggu pagi lalu (26/1). (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
PEMADAMAN: Petugas damkar beserta polisi berjibaku memadamkan kebakaran kios Pasar Induk Cepu, Minggu pagi lalu (26/1). (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

 


Advertisement

BLORA, Radar Bojonegoro - Kebakaran yang melahap sekitar 80 kios di Pasar Induk Cepu, Blora masih menyisakan misteri. Belum diketahui sebabnya, kepolisian setempat pun belum bisa memastikan penyebabnya.

Satreskrim Polres Blora masih menyelidiki peristiwa tersebut dan belum bisa menetapkan tersangka. Diketahui, pascakebakaran, kepolisian setempat sedang melakukan penyelidikan dengan Tim Inafis.

Kasatreskrim Polres Blora AKP Selamet menuturkan, bahwa pihaknya masih dalam penyelidikan. Dan, masih belum bisa berkomentar banyak. ’’Masih kami dalami dan selidiki. Nanti diinformasikan lagi,” ujarnya.

Advertisement

Ia juga mengatakan, penyelidikan ini juga menunggu hasil dari laboratorium forensik (labfor). ’’Masih menunggu labfor juga. Sehingga, kami belum bisa memastikan penyebabnya apa. Dan, juga belum bisa memastikan apakah ada ulah dari orang atau tersangka,” jelasnya.

Diketahui, puluhan kios Pasar Induk Cepu alami kebakaran sekitar pukul 05.00 WIB pada Minggu pagi lalu (26/1). Dugaan sementara, penyebab kebakaran karena korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa. (hul/bgs)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

 Jejak Kisah Tragedi Kelaparan di Bojonegoro Tahun 1939: Ibu Rela Tukar Bayi Demi Sepiring Nasi

Jejak Kisah Tragedi Kelaparan di Bojonegoro Tahun 1939: Ibu Rela Tukar Bayi Demi Sepiring Nasi

Tragedi kelaparan Bojonegoro di era kolonial terkuak! Arsip koran Belanda 1939 ungkap kisah pilu seorang ibu yang menukar bayinya demi sepiring nasi gara-gara kebijakan eksploitatif dan ulah Bupati yang korup. Baca selengkapnya di sini.

Harga Beras Tembus Rp 15 Ribu, Bulog Klaim Siapkan 200 Ton

Harga Beras Tembus Rp 15 Ribu, Bulog Klaim Siapkan 200 Ton

Uang belanja ibu rumah tangga harus ditambah. Harga beras di pasaran tembus Rp 15.500 per kilogram (Kg), dari sebelumnya Rp 12.000 per kg.

Penjual Daging Bojonegoro Kulak dari Tuban

Penjual Daging Bojonegoro Kulak dari Tuban

Aktivitas jual beli daging sapi di Pasar Dander ikut terdampak aksi mogok jagal sapi di Bojonegoro. Beberapa ruko penjual daging sapi tampak tutup kemarin (20/8

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer