alexametrics
25.6 C
Bojonegoro
Saturday, June 25, 2022

Ditinggal Belanja, Rumah Terbakar di Blora

BLORA, Radar Bojonegoro – Kepulan asap hitam terlihat ketika rumah Suharsono terbakar kemarin pagi (23/6). Warga di Kelurahan Tempelan, Kecamatan Blora Kota, itu pun bergegas membantu pemadaman seadanya. Rumah ukuran 8×6 meter persegi ludes. Api berhasil dijinakkan setelah satu jam pemadaman.

 

 

Kepala Satpol PP Blora Hendi Purnomo mengatakan, kebakaran terjadi saat pemilik rumah pergi untuk membeli belanja. Awalnya, istri korban memasak di dapur, selanjutnya berbelanja. Selang 5 menit setelah ditinggal, api mulai menjalar bagian belakang rumah.

 

 

“Kali pertama yang mengetahui kebakaran tetangga. Muncul asap dan api dari atap belakang rumah,” jelasnya.

 

 

Hendi menduga kebakaran berasal dari kompor digunakan memasak. Sebelum pemadam kebakaran tiba, warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. “Upaya pemadaman dengan mengerahkan dua mobil pemadam dan satu unit watter supply,” jelasnya.

Baca Juga :  Perpanjangan Landasan Pacu Mulai Dikerjakan

 

 

Lima personel pemadam diterjunkan, namun si jago merah bisa dipadamkan setelah satu jam. Ratu beserta perabotnya hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa. Hendi mengimbau agar masyarakat waspada, matikan kompor saat ditinggal keluar rumah. Pastikan kabel-kabel listrik tersambung dengan aman supaya tidak terjadi korsleting listrik. (luk/rij)

BLORA, Radar Bojonegoro – Kepulan asap hitam terlihat ketika rumah Suharsono terbakar kemarin pagi (23/6). Warga di Kelurahan Tempelan, Kecamatan Blora Kota, itu pun bergegas membantu pemadaman seadanya. Rumah ukuran 8×6 meter persegi ludes. Api berhasil dijinakkan setelah satu jam pemadaman.

 

 

Kepala Satpol PP Blora Hendi Purnomo mengatakan, kebakaran terjadi saat pemilik rumah pergi untuk membeli belanja. Awalnya, istri korban memasak di dapur, selanjutnya berbelanja. Selang 5 menit setelah ditinggal, api mulai menjalar bagian belakang rumah.

 

 

“Kali pertama yang mengetahui kebakaran tetangga. Muncul asap dan api dari atap belakang rumah,” jelasnya.

 

 

Hendi menduga kebakaran berasal dari kompor digunakan memasak. Sebelum pemadam kebakaran tiba, warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. “Upaya pemadaman dengan mengerahkan dua mobil pemadam dan satu unit watter supply,” jelasnya.

Baca Juga :  Sentuhan Baru Barongan

 

 

Lima personel pemadam diterjunkan, namun si jago merah bisa dipadamkan setelah satu jam. Ratu beserta perabotnya hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa. Hendi mengimbau agar masyarakat waspada, matikan kompor saat ditinggal keluar rumah. Pastikan kabel-kabel listrik tersambung dengan aman supaya tidak terjadi korsleting listrik. (luk/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/