alexametrics
24.4 C
Bojonegoro
Thursday, June 30, 2022

Warga Desa Gedongarum, Kanor

Temukan Sandal di Bengawan Solo, Korban Diduga Tenggelam

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pencarian terhadap warga Desa Gedongarum, Kecamatan Kanor, diduga hilang tenggelam di Bengawan Solo secara intens kemarin (23/5). Ahmad Taufik menghilang sejak Minggu (22/5) sekitar pukul 16.00. Pihak keluarga melapor dan pencarian di sekitar Bengawan Solo.

 

Kepala Pelaksana Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Ardian Orhianto mengatakan, dari infromasi Sulami, ibu korban, anaknya terakhir terlihat duduk di tepi Bengawan Solo.

 

Sandal korban juga ditemukan di tepi Bengawan Solo.  Kemudian pihak keluarga melapor ke petugas desa sekitar pukul 08.00 kemarin. “Diteruskan ke BPBD dan SAR Bojonegoro,” terangnya.

 

Menurut Ardian, setelah menerima laporan segera asesmen di lokasi kejadian bersama petugas lainnya. Kemudian melakukan pencarian korban dengan menurunkan tim SAR gabungan.

Baca Juga :  Pembahasan RDTRK, Tol Bojonegoro Bakal Dua Jalur

 

Namun hingga pukul 17.00 kemarin, korban belum ditemukan. Sehingga pencarian hari pertama dihentikan dan dilanjutkan hari ini pukul 07.00.

 

Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad mengatakan, korban tenggelam di Bengawan Solo belum ditemukan. Namun, upaya pencarian masih dilakukan oleh tim gabungan. Terdiri dari BPBP, anggota polsek dan polres, hingga SAR Brimob Bojonegoro. “Dibantu warga sekitar,” jelasnya. (irv/rij)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pencarian terhadap warga Desa Gedongarum, Kecamatan Kanor, diduga hilang tenggelam di Bengawan Solo secara intens kemarin (23/5). Ahmad Taufik menghilang sejak Minggu (22/5) sekitar pukul 16.00. Pihak keluarga melapor dan pencarian di sekitar Bengawan Solo.

 

Kepala Pelaksana Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Ardian Orhianto mengatakan, dari infromasi Sulami, ibu korban, anaknya terakhir terlihat duduk di tepi Bengawan Solo.

 

Sandal korban juga ditemukan di tepi Bengawan Solo.  Kemudian pihak keluarga melapor ke petugas desa sekitar pukul 08.00 kemarin. “Diteruskan ke BPBD dan SAR Bojonegoro,” terangnya.

 

Menurut Ardian, setelah menerima laporan segera asesmen di lokasi kejadian bersama petugas lainnya. Kemudian melakukan pencarian korban dengan menurunkan tim SAR gabungan.

Baca Juga :  Siapkan Acara di KUA Sukodadi-Lamongan, Mati Kesetrum

 

Namun hingga pukul 17.00 kemarin, korban belum ditemukan. Sehingga pencarian hari pertama dihentikan dan dilanjutkan hari ini pukul 07.00.

 

Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad mengatakan, korban tenggelam di Bengawan Solo belum ditemukan. Namun, upaya pencarian masih dilakukan oleh tim gabungan. Terdiri dari BPBP, anggota polsek dan polres, hingga SAR Brimob Bojonegoro. “Dibantu warga sekitar,” jelasnya. (irv/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/