alexametrics
29.3 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Pelaku dan Korban Masih Tetangga

Cekcok, Bocah 13 Tahun Bacok Temannya

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Warga sekitar Stadion Letjend Soedirman (SLS) Bojonegoro digegerkan pembacokan anak di bawah umur kemarin (15/5).

 

AP, masih berusia 13 tahun, namun sudah nekat membacok temannya AS, menggunakan golok pedagang es degan. Peristiwa itu diduga berawal dari cekcok.

 

Korban terpaksa dilarikan ke  RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikusumo Bojonegoro karena mengalami luka di kaki, tangan, dan punggung. Sedangkan pelaku diamankan di Polsek Kota.

 

Berdasar informasi di lokasi kejadian, tersangka dan korban masih tetangga, keduanya warga Kelurahan Ngrowo, Kecamatan Kota. Sebelum terjadi pembacokan keduanya sempat cekcok dan terjadi perkelahian.

 

Kemudian sekitar pukul 11.00 pelaku spontan mengambil golok pedagang es degan sekitar SLS. Lalu membacok temannya beberapa kali. Untungnya kejadian bisa dihentikan warga juga petugas keamanan stadion.

Baca Juga :  Avanza Terbakar di SPBU, Api Berkobar, Padam dalam 1 Menit

 

Kasatreskrim Polres Bojonegoro AKP Girindra Wardana Akbar Ramadhani mengatakan, kasus anak kecil berkelahi yang menimbulkan pembacokan terjadi kemarin pagi itu rentetan dari cekcok sejak Jumat (13/5).

 

“Kejadian di warung sekitar stadion,” ungkapnya ketika dihubungi Jawa Pos Radar Bojonegoro.

 

Menurut dia, tersangka berinisial AP anak berusia 13 tahun warga Kelurahan Ngrowo.  Sedangkan korban AS merupakan teman bermain.

 

Kronologi bermula Jumat (13/5) ngopi bareng di sekitar SLS. Kemudian saling usil. Tersangka menyembunyikan sandal korban, berlanjut saling memukul. Lalu korban sempat menyiram kuah bakso tersangka. Dibalas tersangka meludahi korban.

 

“Kemudian pulang,” ujarnya.

 

Kemarin sekitar pukul 10.00 keduanya kembali bertemu di sekitar SLS. Adu mulut kembali terjadi. Saling mangajak berkelahi. Korban menantang tersangka dengan mangatakan ‘’kamu membawa golok tidak apa-apa,’’.

Baca Juga :  Jalan Mastrip Disterilkan, PKL Direlokasi Kembali

 

“Akhirnya benar, (pelaku) mengambil golok pedangang es kelapa muda,” terangnya.

 

Terkait proses hukum tersangka yang di bawah umur, kasatreskrim mengaku proses hukum tetap berlanjut, tetap tegak lurus. Sebab, tersangka dan peristiwa terjadi jelas.

 

“Pelaku anak-anak tetap ada pendampingan,” jelas polisi berpangkat tiga balok di pundaknya itu.

 

Girindra menjelaskan petugas Polsek Kota langsung melakukan olah TKP setelah peristiwa terjadi. Kemudian tersangka sudah diamankan di mapolsek. (irv/msu)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Warga sekitar Stadion Letjend Soedirman (SLS) Bojonegoro digegerkan pembacokan anak di bawah umur kemarin (15/5).

 

AP, masih berusia 13 tahun, namun sudah nekat membacok temannya AS, menggunakan golok pedagang es degan. Peristiwa itu diduga berawal dari cekcok.

 

Korban terpaksa dilarikan ke  RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikusumo Bojonegoro karena mengalami luka di kaki, tangan, dan punggung. Sedangkan pelaku diamankan di Polsek Kota.

 

Berdasar informasi di lokasi kejadian, tersangka dan korban masih tetangga, keduanya warga Kelurahan Ngrowo, Kecamatan Kota. Sebelum terjadi pembacokan keduanya sempat cekcok dan terjadi perkelahian.

 

Kemudian sekitar pukul 11.00 pelaku spontan mengambil golok pedagang es degan sekitar SLS. Lalu membacok temannya beberapa kali. Untungnya kejadian bisa dihentikan warga juga petugas keamanan stadion.

Baca Juga :  Lahan Semak Belakang Kantor Damkar Terbakar

 

Kasatreskrim Polres Bojonegoro AKP Girindra Wardana Akbar Ramadhani mengatakan, kasus anak kecil berkelahi yang menimbulkan pembacokan terjadi kemarin pagi itu rentetan dari cekcok sejak Jumat (13/5).

 

“Kejadian di warung sekitar stadion,” ungkapnya ketika dihubungi Jawa Pos Radar Bojonegoro.

 

Menurut dia, tersangka berinisial AP anak berusia 13 tahun warga Kelurahan Ngrowo.  Sedangkan korban AS merupakan teman bermain.

 

Kronologi bermula Jumat (13/5) ngopi bareng di sekitar SLS. Kemudian saling usil. Tersangka menyembunyikan sandal korban, berlanjut saling memukul. Lalu korban sempat menyiram kuah bakso tersangka. Dibalas tersangka meludahi korban.

 

“Kemudian pulang,” ujarnya.

 

Kemarin sekitar pukul 10.00 keduanya kembali bertemu di sekitar SLS. Adu mulut kembali terjadi. Saling mangajak berkelahi. Korban menantang tersangka dengan mangatakan ‘’kamu membawa golok tidak apa-apa,’’.

Baca Juga :  Perkara Dilimpahkan ke Satreskrim Lamongan

 

“Akhirnya benar, (pelaku) mengambil golok pedangang es kelapa muda,” terangnya.

 

Terkait proses hukum tersangka yang di bawah umur, kasatreskrim mengaku proses hukum tetap berlanjut, tetap tegak lurus. Sebab, tersangka dan peristiwa terjadi jelas.

 

“Pelaku anak-anak tetap ada pendampingan,” jelas polisi berpangkat tiga balok di pundaknya itu.

 

Girindra menjelaskan petugas Polsek Kota langsung melakukan olah TKP setelah peristiwa terjadi. Kemudian tersangka sudah diamankan di mapolsek. (irv/msu)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/