alexametrics
25 C
Bojonegoro
Tuesday, August 16, 2022

Diterpa Angin Puting Beliung

Satu Warung Rusak Berat di Lamongan

- Advertisement -

TURI, Radar Lamongan – Hujan disertai angin kencang menyelimuti Dusun Brasan, Desa Kemlagilor, Kecamatan Turi, Lamongan kemarin sore (12/6). Akibatnya bangunan warung milik Sabar rusak berat disapu angin puting beliung.

 

Pemdes setempat dan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan masih melakukan pendataan. Kades Kemlagilor Abdul Rochim menjelaskan, insiden tersebut juga memutus aliran listrik setempat. ‘’Sampai Magrib masih padam,’’ tuturnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

 

Dia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, diakui Abdul Rochim, pemilik warung ditaksir merugi hingga puluhan juta. ‘’Semoga ada bantuan dari pihak terkait untuk meringankan korban,’’ harapnya.

- Advertisement -

 

Kepala BPBD Lamongan Gunadi membenarkan kejadian tersebut. Dia memastikan akan mengkaver dan memberi bantuan terhadap korban. ‘’Tetapi juga hanya sekedar hanya stimulan saja,” imbuhnya.

Baca Juga :  Izin Limbah Cair hanya Dikantongi Delapan Puskesmas

 

Berdasarkan info dari BMKG, terang dia, seharusnya musim ini masuk kemarau. Namun, diperkirakan ada kemunduran kemarau. ‘’Menurut BMKG hujan sampai Oktober,” ucapnya.

 

Dia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Sebab, musim kemarau basah ini berpotensi hadirnya angin puting beliung. ‘’Harus selalu siap siaga untuk menjaga kondisi rumahnya dan lingkungannya masing-masing,” pungkasnya. (sip/ind)

TURI, Radar Lamongan – Hujan disertai angin kencang menyelimuti Dusun Brasan, Desa Kemlagilor, Kecamatan Turi, Lamongan kemarin sore (12/6). Akibatnya bangunan warung milik Sabar rusak berat disapu angin puting beliung.

 

Pemdes setempat dan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan masih melakukan pendataan. Kades Kemlagilor Abdul Rochim menjelaskan, insiden tersebut juga memutus aliran listrik setempat. ‘’Sampai Magrib masih padam,’’ tuturnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

 

Dia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, diakui Abdul Rochim, pemilik warung ditaksir merugi hingga puluhan juta. ‘’Semoga ada bantuan dari pihak terkait untuk meringankan korban,’’ harapnya.

- Advertisement -

 

Kepala BPBD Lamongan Gunadi membenarkan kejadian tersebut. Dia memastikan akan mengkaver dan memberi bantuan terhadap korban. ‘’Tetapi juga hanya sekedar hanya stimulan saja,” imbuhnya.

Baca Juga :  Tabrak Motor di Lamongan, Terpelanting, Meninggal

 

Berdasarkan info dari BMKG, terang dia, seharusnya musim ini masuk kemarau. Namun, diperkirakan ada kemunduran kemarau. ‘’Menurut BMKG hujan sampai Oktober,” ucapnya.

 

Dia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Sebab, musim kemarau basah ini berpotensi hadirnya angin puting beliung. ‘’Harus selalu siap siaga untuk menjaga kondisi rumahnya dan lingkungannya masing-masing,” pungkasnya. (sip/ind)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/