alexametrics
24.6 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

35 RIBU AYAM TERBAKAR, KERUGIAN RP 3 MILIAR

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Sore berangsur gelap, petugas pemadam kebakaran (damkar) masih berjibaku memadamkan koabaran api membakar kandang ayam. Kebakaran kandang di Desa/Kecamatan Kasiman, itu diduga korsleting listrik.

 

Hingga pukul 19.30 kemarin (7/6) petugas damkar masih memadamkan api yang membakar sejak pukul 14.15.

 

Di kandang tersebut terdapat 55.000 ekor ayam broiler berusia 8 dan 15 hari terbakar. Diduga yang terbakar sekitar 35.000 ekor. Pemilik kandang ayam yakni Budi Santoso, 39, diduga merugi sekitar Rp 3 miliar.

 

Berdasar data dihimpun Jawa Pos Radar Bojonegoro dari anggota koramil setempat, kandang ayam terbuat dari kayu dan bambu berukuran 96×10 meter dan 58×13 meter hangus terbakar.

Baca Juga :  60 Nyawa Melayang dalam Empat Bulan

 

Seorang saksi sekaligus penjaga kandang Maryono kali pertama tahu ada kabel terbakar sekitar pukul 14.15. Api semakin membesar dan memberitahu penjaga kandang lainnya.

 

Selanjutnya, Budi Santoso melapor kepada kades. Penjaga kandang bersama warga gotong royong memadamkan api dengan alat seadanya. Selain kandang terbakar, di dalamnya terdapat 26 blower dan 8 unit disel ikut terbakar. Sehingga nilainya sekitar Rp 1,9 miliar. Lalu, ayam broiler umur 8 dan 15 hari sejumlah 55 ribu nilainya sekitar Rp 1,1 miliar. Total kerugian sekitar Rp 3 miliar.

 

Hingga berita ini ditulis, Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar Bojonegoro Ahmad Adi Winarto mengatakan, bahwa tim damkar masih belum selesai pemadaman dan pembasahan di lokasi kejadian pukul 19.30 kemarin. “Proses pemadaman belum selesai,” katanya.

Baca Juga :  Sulap Ruko Jadi Kebun Sayuran Organik Siap Petik

 

Sebelumnya, Adi menyampaikan terjadi kebakaran rumah milik Frederic Andrean di Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Bojonegoro Kota sekitar pukul 11.30 kemarin. Penyebab kebakaran diduga korsleting listrik. Kerugian material sekitar Rp 15 juta. Api berhasil dipa damkan pukul 12.25 menggunakan empat mobil damkar dan 16 personel.

 

 

Sementara itu, Senin (6/6) terjadi kebakaran rumah milik Bambang Waluyo Jati di Dusun Jenggot, Desa Selorejo, Kecamatan Baureno sekitar pukul 08.00. Sumber api diduga berasal dari korsleting listrik. (bgs/rij)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Sore berangsur gelap, petugas pemadam kebakaran (damkar) masih berjibaku memadamkan koabaran api membakar kandang ayam. Kebakaran kandang di Desa/Kecamatan Kasiman, itu diduga korsleting listrik.

 

Hingga pukul 19.30 kemarin (7/6) petugas damkar masih memadamkan api yang membakar sejak pukul 14.15.

 

Di kandang tersebut terdapat 55.000 ekor ayam broiler berusia 8 dan 15 hari terbakar. Diduga yang terbakar sekitar 35.000 ekor. Pemilik kandang ayam yakni Budi Santoso, 39, diduga merugi sekitar Rp 3 miliar.

 

Berdasar data dihimpun Jawa Pos Radar Bojonegoro dari anggota koramil setempat, kandang ayam terbuat dari kayu dan bambu berukuran 96×10 meter dan 58×13 meter hangus terbakar.

Baca Juga :  Motor Bak Tertabrak Bus dan Truk di Pucuk, Lamongan

 

Seorang saksi sekaligus penjaga kandang Maryono kali pertama tahu ada kabel terbakar sekitar pukul 14.15. Api semakin membesar dan memberitahu penjaga kandang lainnya.

 

Selanjutnya, Budi Santoso melapor kepada kades. Penjaga kandang bersama warga gotong royong memadamkan api dengan alat seadanya. Selain kandang terbakar, di dalamnya terdapat 26 blower dan 8 unit disel ikut terbakar. Sehingga nilainya sekitar Rp 1,9 miliar. Lalu, ayam broiler umur 8 dan 15 hari sejumlah 55 ribu nilainya sekitar Rp 1,1 miliar. Total kerugian sekitar Rp 3 miliar.

 

Hingga berita ini ditulis, Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar Bojonegoro Ahmad Adi Winarto mengatakan, bahwa tim damkar masih belum selesai pemadaman dan pembasahan di lokasi kejadian pukul 19.30 kemarin. “Proses pemadaman belum selesai,” katanya.

Baca Juga :  Angin Kencang di Lamongan Picu Padi Roboh

 

Sebelumnya, Adi menyampaikan terjadi kebakaran rumah milik Frederic Andrean di Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Bojonegoro Kota sekitar pukul 11.30 kemarin. Penyebab kebakaran diduga korsleting listrik. Kerugian material sekitar Rp 15 juta. Api berhasil dipa damkan pukul 12.25 menggunakan empat mobil damkar dan 16 personel.

 

 

Sementara itu, Senin (6/6) terjadi kebakaran rumah milik Bambang Waluyo Jati di Dusun Jenggot, Desa Selorejo, Kecamatan Baureno sekitar pukul 08.00. Sumber api diduga berasal dari korsleting listrik. (bgs/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Siapkan 15 Atlet 

Pertahankan Skuad Lama

Artikel Terbaru


/