alexametrics
25.7 C
Bojonegoro
Thursday, June 30, 2022

TENGKU MELINDA

Dari Dangdut ke Salawat

Tengku Melinda suka menyanyi. Sejak usai 3 tahun dia melatih olah vokalnya. Lagu yang sering dinyanyikan bernuansa musik melayu.

‘’Lebih suka lagu dangdut dan banjari salawat. Dulu sebelum kuliah, masih SMP dan SMA waktunya gak terlalu banyak ke hal pendidikan. Jadi memanfaatkan waktu itu untuk menyanyi dan hasilnya bisa membantu orang tua, biaya sekolah dan biaya jajan,” tutur perempuan 18 tahun ini.

Tak semua lagu dikuasai Melin dengan mudah. “Lagu yang paling susah, lagunya Bunda Iyeth Bustami. Cukup dibuat susah karena cengkok Melayu tidak mudah ditaklukan,’’ kata dara kelahiran Desa Geger, Kecamatan Turi ini.

‘’Ada lagu yang berkesan, yaitu judulnya Muara Kasih Bunda,” imbuhnya.

Baca Juga :  Cerdas Bermedia Sosial

Saat menyanyi, Melin menyesuaikan mood. “Aslinya masih suka menyanyi Melayu. Hanya waktunya tersita karena kuliah. Sekarang lebih ke salawat saja, bisa dibilang alih genre dari dangdut ke salawat,” tutur mahasiswi Prodi Akuntansi Universitas Airlangga Surabaya ini.

Menurut Melin, orang tuanya mendukung aktivitasnya. Sebab, orang tuanya keberaniannya tampil di muka umum bakal membentuk mental yang kuat.

“Cita-cita saya nanti ingin menjadi akuntan, karena sesuai jurusan kuliah saya, akuntansi,” tutur best performance Aquacare Universitas Airlangga 2021 ini. (sip/yan)

Tengku Melinda suka menyanyi. Sejak usai 3 tahun dia melatih olah vokalnya. Lagu yang sering dinyanyikan bernuansa musik melayu.

‘’Lebih suka lagu dangdut dan banjari salawat. Dulu sebelum kuliah, masih SMP dan SMA waktunya gak terlalu banyak ke hal pendidikan. Jadi memanfaatkan waktu itu untuk menyanyi dan hasilnya bisa membantu orang tua, biaya sekolah dan biaya jajan,” tutur perempuan 18 tahun ini.

Tak semua lagu dikuasai Melin dengan mudah. “Lagu yang paling susah, lagunya Bunda Iyeth Bustami. Cukup dibuat susah karena cengkok Melayu tidak mudah ditaklukan,’’ kata dara kelahiran Desa Geger, Kecamatan Turi ini.

‘’Ada lagu yang berkesan, yaitu judulnya Muara Kasih Bunda,” imbuhnya.

Baca Juga :  Cerdas Bermedia Sosial

Saat menyanyi, Melin menyesuaikan mood. “Aslinya masih suka menyanyi Melayu. Hanya waktunya tersita karena kuliah. Sekarang lebih ke salawat saja, bisa dibilang alih genre dari dangdut ke salawat,” tutur mahasiswi Prodi Akuntansi Universitas Airlangga Surabaya ini.

Menurut Melin, orang tuanya mendukung aktivitasnya. Sebab, orang tuanya keberaniannya tampil di muka umum bakal membentuk mental yang kuat.

“Cita-cita saya nanti ingin menjadi akuntan, karena sesuai jurusan kuliah saya, akuntansi,” tutur best performance Aquacare Universitas Airlangga 2021 ini. (sip/yan)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/