alexametrics
23.9 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Erchi Ad’ha Loyensya

Ingin Merubah Stigma Miring

ERCHI Ad’ha Loyensya mantap memilih jurusan teknik mesin di salah satu universitas negeri di Surabaya. Selama ini dunia permesinan dikaitkan dengan kaum adam, yang dinilai lebih ahli. Pandangan tersebut membuat Chici tak jarang mendapatkan stigma miring oleh orang lain, yakni meragukan kemampaunnya di bidang tersebut.

 

”Kita harus merubah stigma orang-orang dan memberi tahu ke mereka, kalau teknik mesin tidak melulu pria. Perempuan juga dibutuhkan di sana (bidang permesinan),” ungkap dara asal Kecamatan Babat, Lamongan tersebut.

 

Chici menilai teknik mesin tidak melulu berkaitan dengan bengkel. Di perusahaan juga dibutuhkan sosok di balik meja yang memahami tentang permesinan. Chici banyak memotivasi milenial, jika peluang cewek di teknik mesin cukup besar.

Baca Juga :  Sering Tak Dengar Suara Dosen

 

“Karena di dunia kerja, kalau terlalu banyak pria, yang kerja di kantor ini siapa, kalau tidak perempuannya,” ujar gadis 21 tahun tersebut.

 

Chici tergolong cewek yang suka tantangan dan ingin keluar dari zona nyaman. Melihat peluang dunia permesinan yang cukup potensial bagi kaum hawa, menbuat dia memilih perkuliahan jurusan tersebut.

 

”Untuk teman-teman diluar sana, teruslah bermimpi. Jangan takut keluar dari zona nyaman,” ucap cewek yang hobi menulis tersebut. (sip/ind)

ERCHI Ad’ha Loyensya mantap memilih jurusan teknik mesin di salah satu universitas negeri di Surabaya. Selama ini dunia permesinan dikaitkan dengan kaum adam, yang dinilai lebih ahli. Pandangan tersebut membuat Chici tak jarang mendapatkan stigma miring oleh orang lain, yakni meragukan kemampaunnya di bidang tersebut.

 

”Kita harus merubah stigma orang-orang dan memberi tahu ke mereka, kalau teknik mesin tidak melulu pria. Perempuan juga dibutuhkan di sana (bidang permesinan),” ungkap dara asal Kecamatan Babat, Lamongan tersebut.

 

Chici menilai teknik mesin tidak melulu berkaitan dengan bengkel. Di perusahaan juga dibutuhkan sosok di balik meja yang memahami tentang permesinan. Chici banyak memotivasi milenial, jika peluang cewek di teknik mesin cukup besar.

Baca Juga :  Akibat Kecerobohan Amevor

 

“Karena di dunia kerja, kalau terlalu banyak pria, yang kerja di kantor ini siapa, kalau tidak perempuannya,” ujar gadis 21 tahun tersebut.

 

Chici tergolong cewek yang suka tantangan dan ingin keluar dari zona nyaman. Melihat peluang dunia permesinan yang cukup potensial bagi kaum hawa, menbuat dia memilih perkuliahan jurusan tersebut.

 

”Untuk teman-teman diluar sana, teruslah bermimpi. Jangan takut keluar dari zona nyaman,” ucap cewek yang hobi menulis tersebut. (sip/ind)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/