alexametrics
24.6 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Santi Rahmawati

Bisa Praktik Langsung

SUDAH tiga tahun ini Santi Rahmawati menjadi guru. Dia menjalani profesi itu setelah menyetujui tawaran dari gurunya SMP.

‘’Kebetulan dari kecil cita-cita saya menjadi guru atau tenaga pendidik,’’ tutur mahasiswi Pendidikan Agama Islam Unisda Lamongan ini.

Awal menjadi guru, Santi kurang percaya diri. Dia merasa junior dibandingkan guru lainnya di lembaga Madrasah Ibtidaiyah (MI) Infarul Ghoy Tritunggal, Babat, yang mayoritas sudah tua dan professional.

‘’Jika tidak diniati sejak dini dan menanamkan percaya diri, takutnya kesempatan itu akan hilang,’’ ucap dara asal Desa Plososetro, Kecamatan Pucuk ini.

Kini, Santi bisa mengembangkan soft skill. Mata kuliah yang didapatkan di kampus, diimplementasikan untuk mendidik siswanya. ‘’Bisa mengetahui mengajar anak MI seperti ini. Intinya bisa praktik  langsung,’’ tuturnya. (sip/yan)

Baca Juga :  Guru dan Orang Tua di Bojonegoro Harus Melek Kurikulum Merdeka

SUDAH tiga tahun ini Santi Rahmawati menjadi guru. Dia menjalani profesi itu setelah menyetujui tawaran dari gurunya SMP.

‘’Kebetulan dari kecil cita-cita saya menjadi guru atau tenaga pendidik,’’ tutur mahasiswi Pendidikan Agama Islam Unisda Lamongan ini.

Awal menjadi guru, Santi kurang percaya diri. Dia merasa junior dibandingkan guru lainnya di lembaga Madrasah Ibtidaiyah (MI) Infarul Ghoy Tritunggal, Babat, yang mayoritas sudah tua dan professional.

‘’Jika tidak diniati sejak dini dan menanamkan percaya diri, takutnya kesempatan itu akan hilang,’’ ucap dara asal Desa Plososetro, Kecamatan Pucuk ini.

Kini, Santi bisa mengembangkan soft skill. Mata kuliah yang didapatkan di kampus, diimplementasikan untuk mendidik siswanya. ‘’Bisa mengetahui mengajar anak MI seperti ini. Intinya bisa praktik  langsung,’’ tuturnya. (sip/yan)

Baca Juga :  Sebulan Jajan Dua Novel

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/