Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasar Tradisional di Tengah Badai Ekonomi Digital

M
Penulis: M. Nurkhozim❯
BERMAIN HP: Pedagang pakaian di Pasar Kota Bojonegoro santai bermain HP saat menjaga dagangannya, semakin hari makin sepi pembeli. (YANA DWI KURNIYA WATI/RADAR BOJONEGORO)
BERMAIN HP: Pedagang pakaian di Pasar Kota Bojonegoro santai bermain HP saat menjaga dagangannya, semakin hari makin sepi pembeli. (YANA DWI KURNIYA WATI/RADAR BOJONEGORO)

Advertisement

 

Pasar tradisional masih menjadi tulang punggung perekonomian rakyat daerah. Pasar menjadi lokasi berputarnya roda ekonomi.

Di tengah gempuran ekonomi digital yang kian masif, pasar tradisional masih menjadi pilihan masyarakat untuk berbelanja kebutuhan. Kunjungan ke pasar tradisional masih ramai dan banyak dikunjungi pembeli. Anda bisa melihatnya di pasar tradisional di sekitar Anda.

Advertisement

Di Bojonegoro, tahun ini ada proyek strategis untuk pasar tradisional, khususnya Pasar Kota Bojonegoro. Alokasi anggaran yang disiapkan mencapai Rp80 miliar. Ini menjadi salah satu dari delapan proyek strategis daerah (PSD) yang dicanangkan Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah.

Rencananya, Pasar Kota Bojonegoro akan dibangun tiga lantai dengan konsep yang lebih tertata dan representatif. Hingga kini, pemerintah kabupaten masih belum merilis desain bangunannya.

Pasar Kota Bojonegoro memang sudah saatnya dibangun ulang. Bangunannya sudah mulai lapuk sehingga kurang sedap dipandang.

Advertisement

Berdasarkan informasi yang beredar, pasar itu terakhir dibangun pada 1990-an dan hingga kini belum ada pembangunan baru. Beberapa bupati yang pernah menjabat hanya melakukan rehabilitasi kecil-kecilan.

Dengan dibangunnya pasar itu, pemerintah berharap ekonomi masyarakat dapat semakin bergeliat dan minat berbelanja di pasar semakin meningkat.

Pasar tradisional memang masih memiliki daya tarik tersendiri. Barang lebih segar, harga lebih murah, dan bisa ditawar. Oleh karena itu, sebanyak apa pun pasar modern yang berdiri, pasar tradisional tetap tidak akan tergantikan.

Namun, perlu dicatat, hal itu hanya berlaku untuk bahan makanan seperti daging, sayur, beras, dan aneka bumbu dapur. Masyarakat lebih banyak berbelanja ke pasar tradisional daripada ke supermarket.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Mulai Beroperasi, Layani Rawat Inap 24 Jam

Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Mulai Beroperasi, Layani Rawat Inap 24 Jam

Puskesmas Tanjungharjo, Kecamatan Kapas, resmi beroperasi di gedung baru pada Selasa (30/6). Peresmian dipimpin langsung Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah sebagai bagian dari upaya pemerint

Bisnis SPBU di Persimpangan

Bisnis SPBU di Persimpangan

Mobil hybrid adalah gabungan antara mobil bensin dan mobil listrik. Kombinasi keduanya membuat konsumsi bahan bakar menjadi jauh lebih hemat. Namun, mobil hybrid juga masih banyak kelemahannya. "Harga jual second-nya jat

Jalan Panjang Menghidupkan GDK

Jalan Panjang Menghidupkan GDK

Maret lalu, Pemkab Bojonegoro mengambil langkah baru: menghidupkan kembali GDK. Upaya ini dilakukan untuk menambah pemasukan daerah dari sektor BUMD, seiring berkurangnya dana transfer dari pusat. Harapannya, GDK bisa ke

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer