alexametrics
25.5 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

SMPN 1 Deket Raih Adiwiyata Provinsi, Menuju Adiwiyata Nasional

Radar Lamongan – Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan prestasi SMP Negeri 1 Deket. Di penghujung tahun 2020 ini, SMP Negeri 1 Deket kembali menorehkan prestasi. SMP negeri yang dinahkodai Hengki Sudijono ini berhasil meraih penghargaan adiwiyata tingkat provinsi.

Penghargaan diserahkan Bupati Lamongan Fadeli dalam acara Awarding Green and Clean Kabupaten lamongan di Pendapa Lokatantra Kabupaten Lamongan (15/12). Penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Timur diterima SMP Negeri 1 Deket setelah memenuhi berbagai indikator sekolah adiwiyata.

Di antaranya, fasilitas yang mendukung sekolah ramah lingkungan, memiliki pengelolaan sampah yang bagus, banyak ditumbuhi pohon sebagai penghijauan, saluran pembuangan air lancar, dan sirkulasi udaranya juga bagus. ‘’Kita memiliki tempat sampah yang memadai, punya pemilah sampah serta pemanfaatan sampah. Seperti sampah plastik yang dijadikan kerajinan tangan,’’ ujar Hengki.

Baca Juga :  Gencar Latihan, Kecepatan dan Akurasi Masih Perlu Ditingkatkan

Selain fasilitas yang menunjang, juga banyak kegiatan siswa yang mendukung suksesnya SMP Negeri 1 Deket menjadi sekolah adiwiyata. Sampah yang ada dipilah dan dimanfaatkan para siswa menjadi kerajinan tangan. Salah satunya, kreativitas membuat pot – pot kecil dari botol plastik untuk dijadikan media tanam.

Menurut Hengki, semua warga sekolah selalu mendukung kegiatan yang berhubungan dengan adiwiyata. Kegiatan Jumat Bersih misalnya. Diadakan minimal dua kali dalam sebulan. “Sebelum pandemi Jumat Bersih biasanya kami isi dengan membersihkan sampah, menanam tanaman di lahan yang masih kosong dan tidak lupa memelihara tanaman yang sudah ada,’’ ujar Hengki.

‘’Selain itu kami juga selalu memperingati hari – hari yang berhubungan dengan lingkungan hidup. Tujuannya untuk mengingatkan siswa bahwa menjaga kelestarian lingkungan itu penting,” imbuhnya. Setelah meraih penghargaan Adiwiyata tingkat provinsi, SMP Negeri 1 Deket belum puas.

Baca Juga :  Kesulitan Akses, Sewa Jeep Usung Tiang Listrik ke Desa Tanpa Listrik

SMP negeri yang terletak di jalan raya Tambakboyo ini ingin terus memperbaiki dan meningkatkan fasilitas – fasilitas penunjang sekolah adiwiyata dan sumber daya yang dimiliki. Target berikutnya, SMP Negeri 1 Deket menjadi sekolah Adiwiyata Nasional.

“Tentu saja masih banyak yang harus kami benahi untuk menuju Adiwiyata Nasional. Kami akan terus berusaha memenuhi semua hasil evaluasi dari tim juri pada penilaian sekolah adiwiyata tingkat provinsi kemarin,’’ ujar Hengki.

“Dengan kerjasama dan kepedulian semua warga SMP Negeri 1 Deket, saya yakin apapun cita – cita kita ke depan pasti dapat diraih. Saya sangat berharap kerja sama dan kepedulian semua warga SMP Negeri 1 Deket terus ditingkatkan demi tercapainya cita – cita kita bersama,” tambahnya.

Radar Lamongan – Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan prestasi SMP Negeri 1 Deket. Di penghujung tahun 2020 ini, SMP Negeri 1 Deket kembali menorehkan prestasi. SMP negeri yang dinahkodai Hengki Sudijono ini berhasil meraih penghargaan adiwiyata tingkat provinsi.

Penghargaan diserahkan Bupati Lamongan Fadeli dalam acara Awarding Green and Clean Kabupaten lamongan di Pendapa Lokatantra Kabupaten Lamongan (15/12). Penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Timur diterima SMP Negeri 1 Deket setelah memenuhi berbagai indikator sekolah adiwiyata.

Di antaranya, fasilitas yang mendukung sekolah ramah lingkungan, memiliki pengelolaan sampah yang bagus, banyak ditumbuhi pohon sebagai penghijauan, saluran pembuangan air lancar, dan sirkulasi udaranya juga bagus. ‘’Kita memiliki tempat sampah yang memadai, punya pemilah sampah serta pemanfaatan sampah. Seperti sampah plastik yang dijadikan kerajinan tangan,’’ ujar Hengki.

Baca Juga :  Perawatan Jalan Bojonegoro-Padangan Menutup Lubang

Selain fasilitas yang menunjang, juga banyak kegiatan siswa yang mendukung suksesnya SMP Negeri 1 Deket menjadi sekolah adiwiyata. Sampah yang ada dipilah dan dimanfaatkan para siswa menjadi kerajinan tangan. Salah satunya, kreativitas membuat pot – pot kecil dari botol plastik untuk dijadikan media tanam.

Menurut Hengki, semua warga sekolah selalu mendukung kegiatan yang berhubungan dengan adiwiyata. Kegiatan Jumat Bersih misalnya. Diadakan minimal dua kali dalam sebulan. “Sebelum pandemi Jumat Bersih biasanya kami isi dengan membersihkan sampah, menanam tanaman di lahan yang masih kosong dan tidak lupa memelihara tanaman yang sudah ada,’’ ujar Hengki.

‘’Selain itu kami juga selalu memperingati hari – hari yang berhubungan dengan lingkungan hidup. Tujuannya untuk mengingatkan siswa bahwa menjaga kelestarian lingkungan itu penting,” imbuhnya. Setelah meraih penghargaan Adiwiyata tingkat provinsi, SMP Negeri 1 Deket belum puas.

Baca Juga :  Lebih Suka Merantau

SMP negeri yang terletak di jalan raya Tambakboyo ini ingin terus memperbaiki dan meningkatkan fasilitas – fasilitas penunjang sekolah adiwiyata dan sumber daya yang dimiliki. Target berikutnya, SMP Negeri 1 Deket menjadi sekolah Adiwiyata Nasional.

“Tentu saja masih banyak yang harus kami benahi untuk menuju Adiwiyata Nasional. Kami akan terus berusaha memenuhi semua hasil evaluasi dari tim juri pada penilaian sekolah adiwiyata tingkat provinsi kemarin,’’ ujar Hengki.

“Dengan kerjasama dan kepedulian semua warga SMP Negeri 1 Deket, saya yakin apapun cita – cita kita ke depan pasti dapat diraih. Saya sangat berharap kerja sama dan kepedulian semua warga SMP Negeri 1 Deket terus ditingkatkan demi tercapainya cita – cita kita bersama,” tambahnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/