alexametrics
30.7 C
Bojonegoro
Monday, May 16, 2022

Belum Pastikan Jumlah Pohon Ditebang

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Beberapa pohon penghijauan di Jalan Diponegoro, Bojonegoro, terpaksa ditebang. Penebangan ini seiring pengerjaan trotoar yang masih berlangsung. 

Selain Jalan Diponegoro, beberapa penebangan pohon juga dilakukan di Jalan Panglima Sudirman, dan Jalan Gajah Mada. Saat ini, ada 11 titik proyek trotoar di kawasan perkotaan. Masih tahap pengecoran. Namun, salah satu kendala pengerjaannya ialah akar pohon yang merusak drainase.

Sehingga, pihak kontraktor proyek trotoar berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro terkait penebangan pohon penghijauan.

Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana (Sarpras) dan Utilitas Umum Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Bojonegoro Hari Prasetyo membenarkan adanya pemotongan beberapa pohon untuk kelancaran proyek trotoar. Namun, terkait jumlah pohon yang ditebang, pihaknya belum bisa menjawab.

Baca Juga :  Cerita Musarief Beserta Istri dan Anaknya Sembuh Dari Covid-19

’’Secara keseluruhan berapa pohon yang sudah ditebang, kami belum tahu. Kami perlu koordinasi dengan pejabat lama karena habis mutasi,’’ jelasnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro kemarin (30/10).

Adapun sebelumnya, mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro Nurul Azizah mengatakan, telah melakukan pengawasan terhadap kontraktor proyek trotoar tersebut. Pihaknya memastikan tiap pohon yang ditebang wajib koordinasi dengan DLH.

’’Dan pohon yang ditebang tersebut ke depannya harus ada diganti baru oleh pihak kontraktor agar ruang terbuka hijau tidak menurun,’’ ungkapnya melalui sambungan telepon pada Senin (21/10) lalu.

Sementara itu, Jawa Pos Radar Bojonegoro juga menghubungi Kepala DPKPCK Bojonegoro Welly Fitrama. Namun, belum ada jawaban.

Baca Juga :  Tiga SMP Mendaftar Tryout CBT

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Beberapa pohon penghijauan di Jalan Diponegoro, Bojonegoro, terpaksa ditebang. Penebangan ini seiring pengerjaan trotoar yang masih berlangsung. 

Selain Jalan Diponegoro, beberapa penebangan pohon juga dilakukan di Jalan Panglima Sudirman, dan Jalan Gajah Mada. Saat ini, ada 11 titik proyek trotoar di kawasan perkotaan. Masih tahap pengecoran. Namun, salah satu kendala pengerjaannya ialah akar pohon yang merusak drainase.

Sehingga, pihak kontraktor proyek trotoar berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro terkait penebangan pohon penghijauan.

Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana (Sarpras) dan Utilitas Umum Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Bojonegoro Hari Prasetyo membenarkan adanya pemotongan beberapa pohon untuk kelancaran proyek trotoar. Namun, terkait jumlah pohon yang ditebang, pihaknya belum bisa menjawab.

Baca Juga :  PPDB Jenjang SMK Diberlakukan Zonasi

’’Secara keseluruhan berapa pohon yang sudah ditebang, kami belum tahu. Kami perlu koordinasi dengan pejabat lama karena habis mutasi,’’ jelasnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro kemarin (30/10).

Adapun sebelumnya, mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro Nurul Azizah mengatakan, telah melakukan pengawasan terhadap kontraktor proyek trotoar tersebut. Pihaknya memastikan tiap pohon yang ditebang wajib koordinasi dengan DLH.

’’Dan pohon yang ditebang tersebut ke depannya harus ada diganti baru oleh pihak kontraktor agar ruang terbuka hijau tidak menurun,’’ ungkapnya melalui sambungan telepon pada Senin (21/10) lalu.

Sementara itu, Jawa Pos Radar Bojonegoro juga menghubungi Kepala DPKPCK Bojonegoro Welly Fitrama. Namun, belum ada jawaban.

Baca Juga :  Tiga SMP Mendaftar Tryout CBT

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/