alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Baznas Lamongan Berkomitmen Ikut Mempercepat Penanganan Covid-19

Radar Lamongan – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lamongan turut berperan dalam menanggulangi permasalahan ekonomi dan social masyarakat. Terlebih semenjak pandemi Covid-19 merebak, banyak warga yang terdampak.

Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Zakat 2020 pada 11 Juni lalu, Baznas berkomitmen memprioritaskan program pentasharufan atau penyaluran zakat, infaq, dan shodaqoh (ZIS) untuk mempercepat penanganan Covid-19.

Salah satunya melalui program Lamongan Peduli, Satu Desa Tiga Mustahik. Ketua Baznas Kabupaten Lamongan, Drs. KH. Abdul Rouf, M.Ag memaparkan, sebanyak 1.416 mustahik dari 472 desa di Kota Soto ini akan menerima bantuan sebesar Rp 1,2 Juta per tahun. Dengan total anggaran Rp 1.699.200.000.

Pentasharufan di 27 kecamatan telah berjalan mulai 3 Agustus dan akan berakhir pada 11 September mendatang. ‘’Bantuan ini diterimakan per semester. Tiga mustahik tersebut dari golongan fakir dan miskin yang diusulkan oleh pihak desa setempat. Artinya, secara syariah mereka tidak mempunyai penghasilan tetap dengan pendapatan separuh di bawah kebutuhan sehari-hari,’’ paparnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (30/8).

Baca Juga :  Intens Jalin Sinergitas

Selain untuk program Lamongan Peduli, setoran ZIS yang terkumpul juga dialokasikan untuk programprogram Baznas lainnya. Antara lain Lamongan Cerdas berupa pemberian beasiswa kepada siswa jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, Mahasiswa, dan Santri.

Kemudian Lamongan berdaya berupa bantuan modal usaha kerja bagi warga terdampak pandemi serta penyandang disabilitas. Sementara program Lamongan Sehat berupa bantuan biaya berobat dan menggelar pengobatan gratis di Kecamatan Bluluk.

Sedangkan program Lamongan Peduli juga dengan memberikan bantuan biaya untuk perbaikan rumah yang tidak layak huni di Kecamatan Kembangbahu, Kecamatan Turi, Kecamatan Lamongan, dan Kecamatan Maduran. Pengasuh Ponpes Miftahul Qulub Lamongan ini berharap supaya masyarakat menyalurkan ZIS di lembaga yang berizin ini. Agar pentasharufannya tepat sasaran dan pelaporannya transparan. ‘’Kami berupaya membantu pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui berbagai program yang ada,’’ harap Kyai Rouf.

Baca Juga :  Sunah Tak Dapat Pensiun

Radar Lamongan – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lamongan turut berperan dalam menanggulangi permasalahan ekonomi dan social masyarakat. Terlebih semenjak pandemi Covid-19 merebak, banyak warga yang terdampak.

Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Zakat 2020 pada 11 Juni lalu, Baznas berkomitmen memprioritaskan program pentasharufan atau penyaluran zakat, infaq, dan shodaqoh (ZIS) untuk mempercepat penanganan Covid-19.

Salah satunya melalui program Lamongan Peduli, Satu Desa Tiga Mustahik. Ketua Baznas Kabupaten Lamongan, Drs. KH. Abdul Rouf, M.Ag memaparkan, sebanyak 1.416 mustahik dari 472 desa di Kota Soto ini akan menerima bantuan sebesar Rp 1,2 Juta per tahun. Dengan total anggaran Rp 1.699.200.000.

Pentasharufan di 27 kecamatan telah berjalan mulai 3 Agustus dan akan berakhir pada 11 September mendatang. ‘’Bantuan ini diterimakan per semester. Tiga mustahik tersebut dari golongan fakir dan miskin yang diusulkan oleh pihak desa setempat. Artinya, secara syariah mereka tidak mempunyai penghasilan tetap dengan pendapatan separuh di bawah kebutuhan sehari-hari,’’ paparnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (30/8).

Baca Juga :  Dulu Graffiti Artist, Kini Banting Setir Artwork Artist

Selain untuk program Lamongan Peduli, setoran ZIS yang terkumpul juga dialokasikan untuk programprogram Baznas lainnya. Antara lain Lamongan Cerdas berupa pemberian beasiswa kepada siswa jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, Mahasiswa, dan Santri.

Kemudian Lamongan berdaya berupa bantuan modal usaha kerja bagi warga terdampak pandemi serta penyandang disabilitas. Sementara program Lamongan Sehat berupa bantuan biaya berobat dan menggelar pengobatan gratis di Kecamatan Bluluk.

Sedangkan program Lamongan Peduli juga dengan memberikan bantuan biaya untuk perbaikan rumah yang tidak layak huni di Kecamatan Kembangbahu, Kecamatan Turi, Kecamatan Lamongan, dan Kecamatan Maduran. Pengasuh Ponpes Miftahul Qulub Lamongan ini berharap supaya masyarakat menyalurkan ZIS di lembaga yang berizin ini. Agar pentasharufannya tepat sasaran dan pelaporannya transparan. ‘’Kami berupaya membantu pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui berbagai program yang ada,’’ harap Kyai Rouf.

Baca Juga :  Prediksi Tahun Ini Lebih Banyak Lowongan pekerjaan

Artikel Terkait

Most Read

14 Koruptor Mendekam di Lapas

Start di Putaran Kedua

Artikel Terbaru


/