alexametrics
24 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

Tiga Parpol Baru Bentuk Fraksi

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Tujuh partai politik (parpol) berpotensi tidak bisa membentuk fraksi sendiri. Tentu, harus koalisi dengan parpol lain untuk membentuk fraksi gabungan di DPRD Bojonegoro mendatang.

Sesuai pasal 120 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12/2018 tentang Penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota, menyebutkan anggota fraksi minimal sesuai dengan jumlah komisi di DPRD. Karena di DPRD Bojonegoro ada empat komisi, tentu untuk membentuk fraksi minimal empat kursi.

Namun, sesuai hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2019, dari 13 parpol mendapatkan kursi di DPRD, 7 parpol perolehannya kurang dari empat kursi. Yaitu Nasdem, Perindo, Garuda, PAN, Hanura, PKS, dan PKPI. Sedangkan, enam parpol lainnya bisa membentuk fraksi sendiri. Seperti PKB, Gerindra, PDIP, Golkar, PPP, dan Demokrat.

Ketua DPD Nasdem Bojonegoro Alham Ubey mengatakan, sudah berkomunikasi dengan Perindo dan Garuda. Sesuai hasil pembahasan sementara, tiga parpol akan membentuk fraksi sendiri. ’’Kami kan gabung dengan Perindo dan Garuda,’’ katanya kemarin (30/7).

Baca Juga :  MUI Kecam Terorisme Bukan Ajaran Islam

Sesuai hasil pemilu, Nasdem mendapatkan tiga kursi. Sehingga tidak bisa membentuk fraksi sendiri. Begitu pula, Perindo dan Garuda perolehan kursinya juga kurang satu fraksi. Tiga parpol sepakat bergabung membentuk fraksi. ’’Insyaallah sudah final,’’ tegasnya. Tiga partai ini termasuk parpol baru, meskipun Nasdem lebih lama.

Ketua DPC Perindo Bojonegoro Sufaat mengatakan, sudah sepakat dengan Nasdem dan Garuda yang bergabung membentuk fraksi meski belum ada surat penetapannya. Karena, saat ini surat keputusan (SK) calon anggota legislatif (caleg) terpilih juga baru pengajuan ke Gubernur Jatim. Selain itu, untuk pembentukan fraksi itu dilakukan setelah pelantikan.

Sementara itu, Ketua DPD PAN Bojonegoro Suyuthi mengatakan, pembentukan fraksi akan bergabung dengan Hanura. Perolehan kursi PAN menurun dibanding Pemilu 2014, kali ini hanya mendapatkan tiga kursi. ’’Kemungkinan dengan Hanura,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Belum Pastikan Jumlah Pohon Ditebang

Jika digabung antara Hanura dan PAN, jumlah kursi dalam satu fraksi nanti akan menjadi empat. Tentu, pas untuk membentuk fraksi. Disinggung koalisi partai lain, Suyuthi belum memastikan karena info yang dia dapatkan PKS akan bergabung dengan PKPI.

Sementara itu, Ketua DPD PKS Bojonegoro Tri Wibowo saat dikonfirmasi belum bisa memastikan bergabung dengan PKPI. Namun, dia beralasan masih penjajakan dengan PKPI dan Hanura. ’’Belum ada kepastian, masih sebatas penjajakan,’’ katanya terpisah.

Sekretaris DPC PKPI Bojonegoro Ali Huda mengatakan, sudah berkomunikasi dengan semua partai. Namun, perkembangan terakhir sudah berkomunikasi dengan PKS. Termasuk PAN dan Hanura.

‘’Dengan partai apapun bisa. Kalau dengan PKS sudah pasti. Rencananya menggandeng PAN dan Hanura,’’ ujar anggota Komisi D DPRD itu.

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Tujuh partai politik (parpol) berpotensi tidak bisa membentuk fraksi sendiri. Tentu, harus koalisi dengan parpol lain untuk membentuk fraksi gabungan di DPRD Bojonegoro mendatang.

Sesuai pasal 120 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12/2018 tentang Penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota, menyebutkan anggota fraksi minimal sesuai dengan jumlah komisi di DPRD. Karena di DPRD Bojonegoro ada empat komisi, tentu untuk membentuk fraksi minimal empat kursi.

Namun, sesuai hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2019, dari 13 parpol mendapatkan kursi di DPRD, 7 parpol perolehannya kurang dari empat kursi. Yaitu Nasdem, Perindo, Garuda, PAN, Hanura, PKS, dan PKPI. Sedangkan, enam parpol lainnya bisa membentuk fraksi sendiri. Seperti PKB, Gerindra, PDIP, Golkar, PPP, dan Demokrat.

Ketua DPD Nasdem Bojonegoro Alham Ubey mengatakan, sudah berkomunikasi dengan Perindo dan Garuda. Sesuai hasil pembahasan sementara, tiga parpol akan membentuk fraksi sendiri. ’’Kami kan gabung dengan Perindo dan Garuda,’’ katanya kemarin (30/7).

Baca Juga :  Dinsos Bojonegoro Tunda Pencairan Bansos Covid

Sesuai hasil pemilu, Nasdem mendapatkan tiga kursi. Sehingga tidak bisa membentuk fraksi sendiri. Begitu pula, Perindo dan Garuda perolehan kursinya juga kurang satu fraksi. Tiga parpol sepakat bergabung membentuk fraksi. ’’Insyaallah sudah final,’’ tegasnya. Tiga partai ini termasuk parpol baru, meskipun Nasdem lebih lama.

Ketua DPC Perindo Bojonegoro Sufaat mengatakan, sudah sepakat dengan Nasdem dan Garuda yang bergabung membentuk fraksi meski belum ada surat penetapannya. Karena, saat ini surat keputusan (SK) calon anggota legislatif (caleg) terpilih juga baru pengajuan ke Gubernur Jatim. Selain itu, untuk pembentukan fraksi itu dilakukan setelah pelantikan.

Sementara itu, Ketua DPD PAN Bojonegoro Suyuthi mengatakan, pembentukan fraksi akan bergabung dengan Hanura. Perolehan kursi PAN menurun dibanding Pemilu 2014, kali ini hanya mendapatkan tiga kursi. ’’Kemungkinan dengan Hanura,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Tak Terkendali, Truk Nabrak Pohon

Jika digabung antara Hanura dan PAN, jumlah kursi dalam satu fraksi nanti akan menjadi empat. Tentu, pas untuk membentuk fraksi. Disinggung koalisi partai lain, Suyuthi belum memastikan karena info yang dia dapatkan PKS akan bergabung dengan PKPI.

Sementara itu, Ketua DPD PKS Bojonegoro Tri Wibowo saat dikonfirmasi belum bisa memastikan bergabung dengan PKPI. Namun, dia beralasan masih penjajakan dengan PKPI dan Hanura. ’’Belum ada kepastian, masih sebatas penjajakan,’’ katanya terpisah.

Sekretaris DPC PKPI Bojonegoro Ali Huda mengatakan, sudah berkomunikasi dengan semua partai. Namun, perkembangan terakhir sudah berkomunikasi dengan PKS. Termasuk PAN dan Hanura.

‘’Dengan partai apapun bisa. Kalau dengan PKS sudah pasti. Rencananya menggandeng PAN dan Hanura,’’ ujar anggota Komisi D DPRD itu.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/