alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Dump Truk Pasir Kuarsa Picu Kerusakan Jalan

BANCAR – Kondisi jalan poros desa yang menghubungkan Desa Latsari dan Tlogoagung, Kecamatan Bancar cukup memprihatinkan. Ratusan titik jalan mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan, sedang, hingga berat.

Tak hanya aspalnya yang mengelupas, sejumlah titik jalan yang rusak berat juga membuat banyak kubangan yang cukup lebar dan dalam. Kondisi tersebut semakin diperparah seiring dengan hujan yang terus mengguyur. Kubangan-kubangan yang cukup lebar dan dalam itu dipenuhi air sisa hujan dan lumpur.

Pantauan Jawa Pos Radar Tuban, kerusakan jalan yang hampir merata itu dipicu gilasan roda dump truk pengangkut pasir kuarsa yang setiap hari hilir mudik. Itu terlihat dari sisa-sisa gilasan roda yang membentuk cekungan hingga di tepi jalan.

Baca Juga :  Naas, Hendak Karaoke Eh Pria ini Malah Kesetrum

Kiran, salah satu warga sekitar yang kerap melintas di jalan tersebut membenarkan bahwa pemicu dari kerusakan jalan itu karena aktivitas puluhan dump truk yang setiap hari melintas. ‘’Tidak terhitung berapa kali truk-truk hilir mudik melintas di jalan ini,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Disampaikan Kiran, kondisi kerusakan jalan semakin parah terlihat sejak memasuki puncak musim penghujan dalam sebulan terakhir ini. Titik-titik jalan yang awalnya hanya mengalami kerusakan kecil itu semakin bertambah parah. Membentuk kubangan yang semakin lebar. ‘’Kalau hujan deras sangat bahaya, karena selain licin juga banyak kubangan yang dipenuhi air hujan,’’ ujarnya.

Masih dikatakan Kiran, kendati kerap diuruk pedel oleh para sopir, namun kondisi tersebut malah menambah kondisi jalan semakin becek saat hujan turun. Lumpur dari urugan pedel meluber kemana-mana. ‘’Kalau tidak segera diperbaiki akan bertambah semakin parah,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Menurun, Penjualan Dump Truk sedang Lesu

Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Tuban, Edi Kartono belum bisa memberikan konfirmasi terkait kerusakan jalan akibat aktivitas dump truk pengangkut pasir kuarsa tersebut. Hingga berita ini ditulis, Edi belum bisa memberikan keterangan.

BANCAR – Kondisi jalan poros desa yang menghubungkan Desa Latsari dan Tlogoagung, Kecamatan Bancar cukup memprihatinkan. Ratusan titik jalan mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan, sedang, hingga berat.

Tak hanya aspalnya yang mengelupas, sejumlah titik jalan yang rusak berat juga membuat banyak kubangan yang cukup lebar dan dalam. Kondisi tersebut semakin diperparah seiring dengan hujan yang terus mengguyur. Kubangan-kubangan yang cukup lebar dan dalam itu dipenuhi air sisa hujan dan lumpur.

Pantauan Jawa Pos Radar Tuban, kerusakan jalan yang hampir merata itu dipicu gilasan roda dump truk pengangkut pasir kuarsa yang setiap hari hilir mudik. Itu terlihat dari sisa-sisa gilasan roda yang membentuk cekungan hingga di tepi jalan.

Baca Juga :  Syarat Merger, Siswa Enam Kelas Kurang 120 Anak

Kiran, salah satu warga sekitar yang kerap melintas di jalan tersebut membenarkan bahwa pemicu dari kerusakan jalan itu karena aktivitas puluhan dump truk yang setiap hari melintas. ‘’Tidak terhitung berapa kali truk-truk hilir mudik melintas di jalan ini,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Disampaikan Kiran, kondisi kerusakan jalan semakin parah terlihat sejak memasuki puncak musim penghujan dalam sebulan terakhir ini. Titik-titik jalan yang awalnya hanya mengalami kerusakan kecil itu semakin bertambah parah. Membentuk kubangan yang semakin lebar. ‘’Kalau hujan deras sangat bahaya, karena selain licin juga banyak kubangan yang dipenuhi air hujan,’’ ujarnya.

Masih dikatakan Kiran, kendati kerap diuruk pedel oleh para sopir, namun kondisi tersebut malah menambah kondisi jalan semakin becek saat hujan turun. Lumpur dari urugan pedel meluber kemana-mana. ‘’Kalau tidak segera diperbaiki akan bertambah semakin parah,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Cek Ban, Dump Truk Ditabrak Truk

Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Tuban, Edi Kartono belum bisa memberikan konfirmasi terkait kerusakan jalan akibat aktivitas dump truk pengangkut pasir kuarsa tersebut. Hingga berita ini ditulis, Edi belum bisa memberikan keterangan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/