alexametrics
22.7 C
Bojonegoro
Friday, July 1, 2022

Pemuda Pilar Pembangunan, Menjaga Tantangan Global

TUBAN- Sosialisasi empat pilar MPR RI (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika) kembali digelar Didik Mukrianto, SH., MH dari Fraksi Partai Demokrat daerah pemilihan Jawa Timur IX (Bojonegoro-Tuban) di Tuban, Selasa (29/1) lalu. 

Kegiatan yang dihadiri pemuda dan masyarakat itu merupakan bagian dari tugas konstitusionalnya sebagai anggota MPR RI. 

Dalam paparannya, Didik Mukrianto menjelaskan, pemuda sebagai bagian dari kekuatan moral, kontrol sosial, dan agen perubahan harus terus dilakukan pembinaan dan pendampingan. Untuk mereka, diberikan ruang yang cukup untuk berinovasi dengan kreativitasnya, sehingga bisa menghadirkan terobosan yang bermanfaat untuk masyarakat. 

Didik juga mengingatkan pentingnya peran pemuda sebagai pengawal perubahan bagi kemajuan masyarakat di Tuban.

Disampaikan dia, pemda dan masyarakat harus terus waspada. Besarnya jumlah usia produktif yang terus meningkat bisa menjadi anugerah bagi Tuban apabila pembangunan kepemudaan bisa melahirkan pemuda tangguh yang mandiri, baik secara pola pikir, inovasi, maupun kreativitasnya. Pemuda sebagai bagian pilar pembangunan di daerah harus dipastikan kesiapannya dalam persaingan sehat dalam menjawab tantangan global khususnya di Tuban,” kata  ketua umum Karang Taruna Nasional itu. 

Baca Juga :  Kontraktor Punya Waktu 4,5 Bulan

Sebaliknya, lanjut Didik, bonus demografi di Tuban tersebut menjadi musibah apabila pemudanya tidak disiapkan dan hanya menjadi beban masyarakat dan pemerintah daerah,” kata dia. 

Didik mengingatkan kepada peserta yang hadir terkait degradasi moral melalui serangan narkotika dan obat-obatan terlarang yang semakin masif. Kondisi ini, menurut dia, merupakan potret nyata yang tidak bisa dinafikkan dan dipastikan akan menghancurkan generasi bangsa dan memupus harapan orang tua agar anaknya menjadi generasi unggul dan sukses. 

Pemuda dengan segenap kemampuannya harus mampu menyerap dan meneladani setiap legacy baik yang diwariskan dan diajarkan para orang tua kita, para tokoh di sekeliling kita, para pemimpin bangsa,” tegas dia.

Kemandirian dan semangat juang dalam menghadirkan inovasi dan kreativitas yang nyata di Tuban, menurut Didik, akan cepat terwujud apabila para pemuda terus menguatkan kapasitas, kapabilitas dan kompetensinya untuk menjadi pribadi kuat yang memegang teguh empat pilar MPR RI,” terang tokoh pencak silat muda dari Persaudaraan Setia Hati Terate itu. 

Baca Juga :  10 Korban Tenggelam Selama 5 Bulan Didominasi Anak-Anak

Menurut Didik, peran pemuda dalam pembangunan dan menjaga keutuhan bangsa serta negara ini akan optimal, apabila pemuda dengan bimbingan dan dukungan masyarakat dan pemda mampu membuat terobosan dan kreativitas yang nyata menuju kemandirian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.  ”Jika kita semua memahami secara utuh, serta mengamalkan secara nyata nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, dipastikan akan melahirkan pemuda tangguh yang akan menjadi pendobrak dan penghancur mesin-mesin perusak generasi dan bangsa,” imbuh dia. 

Didik memastikan, pribadi yang utuh, tangguh dengan nasionalisme yang kuat akan memastikan munculnya pemuda yang mandiri dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

TUBAN- Sosialisasi empat pilar MPR RI (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika) kembali digelar Didik Mukrianto, SH., MH dari Fraksi Partai Demokrat daerah pemilihan Jawa Timur IX (Bojonegoro-Tuban) di Tuban, Selasa (29/1) lalu. 

Kegiatan yang dihadiri pemuda dan masyarakat itu merupakan bagian dari tugas konstitusionalnya sebagai anggota MPR RI. 

Dalam paparannya, Didik Mukrianto menjelaskan, pemuda sebagai bagian dari kekuatan moral, kontrol sosial, dan agen perubahan harus terus dilakukan pembinaan dan pendampingan. Untuk mereka, diberikan ruang yang cukup untuk berinovasi dengan kreativitasnya, sehingga bisa menghadirkan terobosan yang bermanfaat untuk masyarakat. 

Didik juga mengingatkan pentingnya peran pemuda sebagai pengawal perubahan bagi kemajuan masyarakat di Tuban.

Disampaikan dia, pemda dan masyarakat harus terus waspada. Besarnya jumlah usia produktif yang terus meningkat bisa menjadi anugerah bagi Tuban apabila pembangunan kepemudaan bisa melahirkan pemuda tangguh yang mandiri, baik secara pola pikir, inovasi, maupun kreativitasnya. Pemuda sebagai bagian pilar pembangunan di daerah harus dipastikan kesiapannya dalam persaingan sehat dalam menjawab tantangan global khususnya di Tuban,” kata  ketua umum Karang Taruna Nasional itu. 

Baca Juga :  Tiga Warga Jatimulyo Lapor Dugaan Pungli Bansos Korona

Sebaliknya, lanjut Didik, bonus demografi di Tuban tersebut menjadi musibah apabila pemudanya tidak disiapkan dan hanya menjadi beban masyarakat dan pemerintah daerah,” kata dia. 

Didik mengingatkan kepada peserta yang hadir terkait degradasi moral melalui serangan narkotika dan obat-obatan terlarang yang semakin masif. Kondisi ini, menurut dia, merupakan potret nyata yang tidak bisa dinafikkan dan dipastikan akan menghancurkan generasi bangsa dan memupus harapan orang tua agar anaknya menjadi generasi unggul dan sukses. 

Pemuda dengan segenap kemampuannya harus mampu menyerap dan meneladani setiap legacy baik yang diwariskan dan diajarkan para orang tua kita, para tokoh di sekeliling kita, para pemimpin bangsa,” tegas dia.

Kemandirian dan semangat juang dalam menghadirkan inovasi dan kreativitas yang nyata di Tuban, menurut Didik, akan cepat terwujud apabila para pemuda terus menguatkan kapasitas, kapabilitas dan kompetensinya untuk menjadi pribadi kuat yang memegang teguh empat pilar MPR RI,” terang tokoh pencak silat muda dari Persaudaraan Setia Hati Terate itu. 

Baca Juga :  Dipicu Keterbatasan Ekonomi

Menurut Didik, peran pemuda dalam pembangunan dan menjaga keutuhan bangsa serta negara ini akan optimal, apabila pemuda dengan bimbingan dan dukungan masyarakat dan pemda mampu membuat terobosan dan kreativitas yang nyata menuju kemandirian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.  ”Jika kita semua memahami secara utuh, serta mengamalkan secara nyata nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, dipastikan akan melahirkan pemuda tangguh yang akan menjadi pendobrak dan penghancur mesin-mesin perusak generasi dan bangsa,” imbuh dia. 

Didik memastikan, pribadi yang utuh, tangguh dengan nasionalisme yang kuat akan memastikan munculnya pemuda yang mandiri dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/