alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Friday, May 27, 2022

Beban di Pundak Eks Kapten

LAMONGAN, Radar Lamongan – Ragil Sudirman menjadi harapan perubahan suasana Persela Lamongan setelah menelan kekalahan empat kali beruntun. Kapten tim Laskar Joko Tingkir semasa di divisi II itu dijadikan caretaker paska mundurnya pelatih Iwan Setiawan dan asisten Didik Ludianto.
Ragil menghadapi tantangan terdekat menghadapi PSM Makassar (2/12). ‘’Pertandingan kan sudah dekat, jadi sembari kami menentukan pelatih kepala, tim ini harus tetap jalan,” tutur Manajer Persela, Edy Yunan Achmadi, kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (29/11).
Ragil bukan wajah baru. Dia sudah sering ikut melatih bersama Iwan, Didik, maupun  pelatih kiper M Hadi di Liga 1. Pelatih asal Kecamatan Karanggeneng tersebut sempat ‘’dipindahtugaskan’’ menangani Persela junior di kompetisi Elite Pro Academy (EPA). Namun, dia gagal membawa timnya berprestasi.
Yunan berharap pemain Persela mampu bangkit dengan suasana baru ini. ”Kemarin kita puasa poin empat laga, sekarang saatnya kita bangkit,” imbuh anggota Exco Asprov Jatim tersebut.
Ragil kemarin sudah memimpin latihan penggawa Persela. Mantan pemain bek kanan dan stopper itu mengatakan, dirinya mencoba memberikan suasana baru kepada tim agar tidak terlalu terbebani menghadapi laga selanjutnya.
”Paling tidak, kita harus bangkit, biar tidak sampai kalah terus. Suasana ini harus kita tingkatkan,” ujar Ragil saat dikonfirmasi via ponsel.
Eks stoper Persebaya Surabaya tersebut fokus membenahi lini pertahanan Persela, yang sebelumnya dibobol empat gol oleh skuad Persikabo 1973. Di laga nanti, Demerson Bruno Costa sudah bisa dimainkan, setelah absen akibat akumulasi kartu.
”Mengingatkan kesalahan, sampai kita mudah kebobolan. Itu yang perlu kita antisipasi,” ucap Ragil.
Sebelumnya, pelatih Iwan lebih senang bermain dengan compact defens to counter attack. Apakah ada strategi baru yang disiapkan?
”Kita tidak mungkin langsung merubah. Tetap menggunakan pola yang lama. Cuma kita mengingatkan pemain untuk memperbaiki,” terang Ragil.

Baca Juga :  Jalan Dibeton, Kabel Tanam Rusak

LAMONGAN, Radar Lamongan – Ragil Sudirman menjadi harapan perubahan suasana Persela Lamongan setelah menelan kekalahan empat kali beruntun. Kapten tim Laskar Joko Tingkir semasa di divisi II itu dijadikan caretaker paska mundurnya pelatih Iwan Setiawan dan asisten Didik Ludianto.
Ragil menghadapi tantangan terdekat menghadapi PSM Makassar (2/12). ‘’Pertandingan kan sudah dekat, jadi sembari kami menentukan pelatih kepala, tim ini harus tetap jalan,” tutur Manajer Persela, Edy Yunan Achmadi, kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (29/11).
Ragil bukan wajah baru. Dia sudah sering ikut melatih bersama Iwan, Didik, maupun  pelatih kiper M Hadi di Liga 1. Pelatih asal Kecamatan Karanggeneng tersebut sempat ‘’dipindahtugaskan’’ menangani Persela junior di kompetisi Elite Pro Academy (EPA). Namun, dia gagal membawa timnya berprestasi.
Yunan berharap pemain Persela mampu bangkit dengan suasana baru ini. ”Kemarin kita puasa poin empat laga, sekarang saatnya kita bangkit,” imbuh anggota Exco Asprov Jatim tersebut.
Ragil kemarin sudah memimpin latihan penggawa Persela. Mantan pemain bek kanan dan stopper itu mengatakan, dirinya mencoba memberikan suasana baru kepada tim agar tidak terlalu terbebani menghadapi laga selanjutnya.
”Paling tidak, kita harus bangkit, biar tidak sampai kalah terus. Suasana ini harus kita tingkatkan,” ujar Ragil saat dikonfirmasi via ponsel.
Eks stoper Persebaya Surabaya tersebut fokus membenahi lini pertahanan Persela, yang sebelumnya dibobol empat gol oleh skuad Persikabo 1973. Di laga nanti, Demerson Bruno Costa sudah bisa dimainkan, setelah absen akibat akumulasi kartu.
”Mengingatkan kesalahan, sampai kita mudah kebobolan. Itu yang perlu kita antisipasi,” ucap Ragil.
Sebelumnya, pelatih Iwan lebih senang bermain dengan compact defens to counter attack. Apakah ada strategi baru yang disiapkan?
”Kita tidak mungkin langsung merubah. Tetap menggunakan pola yang lama. Cuma kita mengingatkan pemain untuk memperbaiki,” terang Ragil.

Baca Juga :  Banjir Bengawan Jero Masih Meluas, Ancaman Gelombang Tinggi di Pantura

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/